Pindad Bongkar Rahasia TNI AD Juarai Lomba Tembak Internasional 12 Kali Berturut-turut

Kompas.com - 24/07/2019, 09:52 WIB
Direktur Utama Pindad Abraham Mose bersama kontingen petembak TNI AD yang menjadi juara umum lomba tembak internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) ke 12 kalinya. DOK PINDADDirektur Utama Pindad Abraham Mose bersama kontingen petembak TNI AD yang menjadi juara umum lomba tembak internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) ke 12 kalinya.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kontingen petembak TNI AD kembali menjadi juara umum lomba tembak Internasional Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) di Puckapunyal Military Range, Australia.

“Ini kemenangan yang ke-12. Sudah 12 kali berturut-turut TNI AD berhasil memenangkan AASAM dan senjata yang digunakan merupakan produksi Pindad,” ujar Direktur Utama Pindad, Abraham Mose dalam rilisnya, Rabu (24/7/2019).

Abraham Mose mengungkapkan rahasia kemenangan tersebut. Prestasi itu bisa diraih berkat kombinasi sistem pembinaan TNI AD yang unggul, faktor prajurit yang sangat terlatih, dan faktor produk senjata dan munisi yang handal.

Baca juga: Presiden Jokowi Bertemu Prabowo, Stasiun MRT Senayan Dijaga TNI AD

“Prestasi dicapai dengan kerja keras dan semangat sinergi semua unsur. Karena itu pula Pindad merasa bangga dan memberikan apresiasi sebesar Rp 1,25 miliar untuk kontingen petembak TNI AD,” tuturnya.

Dalam AASAM, petembak Indonesia menggunakan senjata Karaben SS2 V2 Heavy Barrel, Senapan SS2 V4 Heavy Barrel serta munisinya buatan Pindad.

Prestasi yang diperoleh Indonesia di AASAM sejak 2008 ini membuktikan bahwa kualitas senjata buatan dalam negeri mampu mengungguli senjata buatan negara-negara lain.

Abraham berharap, sinergi yang sudah terjalin antara industri pertahanan dalam negeri dengan TNI AD terus ditingkatkan. Ini dilakukan untuk menghasilkan produk yang andal sesuai masukan dari para petembak.

“Pindad berterima kasih atas dukungan seluruh pimpinan TNI AD serta tim petembak yang memberikan masukan untuk memperbaiki kualitas produk dan layanannya,” ucapnya.

Baca juga: Juara Tembak Tingkat ASEAN, TNI AD Ikut Promosikan Senjata Buatan Pindad

Sinergi Pindad dengan TNI, dari sejak pembinaan menjadi kunci untuk menghasilkan produk yang berkualitas dan meraih prestasi di berbagai lomba tembak internasional.

Indonesia secara total meraih juara umum lomba tembak AASAM tahun 2019 setelah meraih 21 emas, 14 perak, dan 10 perunggu di berbagai materi lomba tembak yang diperebutkan.

AASAM merupakan lomba tembak bergengsi antar Angkatan Darat yang tahun ini diikuti 20 negara di wilayah Asia-Pasifik dan beberapa negara dari Benua Amerika dan Eropa seperti Amerika Serikat, Inggris, Perancis, hingga tuan rumah Australia.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Kronologi Bocah 3 Tahun Tewas Dianiaya Ayah Kandungnya karena Rewel Saat Mandi

Regional
Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Menguak Bisnis Pen Gun di Makassar, Fenomena Baru hingga Peluru dari Luar Negeri

Regional
Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Mobil Polisi Digembok karena Parkir di Jalan, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Pawang yang Digigit King Kobra Disebut Lakukan Ritual Jinakkan Ular, Bukan Atraksi

Regional
Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Cerita Mahasiswa Indonesia yang Keluar dari China Saat Corona Mulai Mewabah

Regional
Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Bolos Kerja 176 Hari, Ini Sanksi bagi 3 Guru SD dan 1 Pegawai Administrasi SMP di Kudus

Regional
Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Cerita Ayah Telepon Putrinya di Wuhan 3 Jam Sekali Hanya untuk Tanya Kabar

Regional
60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

60 Ternak di Gunungkidul Mati Mendadak Sejak Desember 2019, 6 karena Antraks

Regional
Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Balita asal China Masih Diisolasi di RSUD NTB

Regional
Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Zuhri Pantau Istrinya yang Sedang Selesaikan Program Doktor di Wuhan Lewat Telepon

Regional
Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Begini Nasib Siswi SD yang Diculik dan Dicabuli hingga Hamil 9 Bulan

Regional
Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Cegah Penyebaran Corona, Pemkab Bantul Pantau Warung Makan yang Sajikan Kelelawar

Regional
174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

174 Turis China di Solo Akan Segera Dipulangkan

Regional
Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Diduga Suspect Corona, Seorang Pasien di Malang Ternyata Batuk Biasa

Regional
Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Maju Pilkada Samarinda, Wasekjen DPP PAN Ingin Stop Izin Tambang Batu Bara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X