Empat kecamatan di Kabupaten Simeulu, Aceh, Dilanda Banjir dan Longsor

Kompas.com - 21/07/2019, 14:28 WIB
foto dokumentasi tim BPBD Simeulu, Aceh, TEUKU UMARfoto dokumentasi tim BPBD Simeulu, Aceh,

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Setelah dilanda hujan lebat sejak Sabtu (20/07/2019) kemarin yang mengakibatkan air sungai meluap, 16 desa yang tersebar di empat Kecamatan di Kabupaten Simeulu, Provinsi Aceh dilanda banjir. Ketinggian banjir yang merendam ratusan rumah warga itu mencapai 80 hingga 100 centimeter.

Banjir terjadi sekitar Pukul 2019 Pukul 05.00 WIB tadi pagi, karena luapan air dari beberapa sungai,” kata Teuku Ahmad Dadek, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) dalam rilis group WhatsApp media center BPBA, Minggu (21/07/2019).

Baca juga: Banjir, Longsor, dan Jembatan Ambruk Terjadi di Bengkulu

Menurut Dadek, banjir luapan air sungai, terjadi tanah longsor yang mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak yang berada di Desa Air Dingin dan Desa Suka Karya Kecamatan Simeulu Timur.


Longsor juga berdampak rusaknya rumah warga di dua titik di Kecamatan Simeulu Timur, dari laporan tim BPBD Simeulu saat ini belum ada korban jiwa dan warga korban banjit belum mengungsi,” katanya.

Baca juga: Di Balik Banjir, Longsor, dan Puting Beliung yang Silih Berganti

Masih Kata Dadek, upaya penanganan yang sedang dilakukan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) saat ini bersama dengan pihak Kecamatan dan Desa setempat melakukan peninjauan ke lokasi banjir melakukan pendataan korban, agar segera dapat dilakukan upaya penanganan darurat bencana.

“Tim BPBD sedang melakukan melakukan pendataan di lokasi, estimasi kerusakan dan kerugian sedang tahap perhitungan,” ujarnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Cerita di Balik Penutupan Lokalisasi Sunan Kuning, Berdiri Sejak 53 Tahun dengan Omzet 1 Miliar Per Malam

Regional
Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Jelang Pelantikan Presiden, Bupati Bogor Minta Semua Pihak Tak Terbujuk Ajakan Provokatif

Regional
Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Kritik Radio Kampus di Grup WA, Dosen UIN Makassar Jadi Tersangka UU ITE

Regional
Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Wali Kota Bandung Kenalkan Program Kang Pisman di Konferensi Internasional

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X