KPU RI Serahkan Santunan kepada 7 Ahli Waris Penyelenggara Pemilu di DIY

Kompas.com - 20/07/2019, 19:26 WIB
Ketua KPU RI Arief Budiman saat secara simbolis memberikan santunan kepada salah satu ahli waris penyelenggara pemilu 2019 di DIY yang meninggal dunia. Santunan ini diberikan di Kantor KPU DIY, Sabtu (20/07/2019) YUSTINUS WIJAYA KUSUMAKetua KPU RI Arief Budiman saat secara simbolis memberikan santunan kepada salah satu ahli waris penyelenggara pemilu 2019 di DIY yang meninggal dunia. Santunan ini diberikan di Kantor KPU DIY, Sabtu (20/07/2019)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI memberikan santunan kepada tujuh ahli waris penyelenggara Pemilu 2019 di DIY yang meninggal dunia. Santunan ini diberikan secara simbolis oleh Ketua KPU RI Arief Budiman.

"Kami menindaklanjuti apa yang sudah kami lakukan di beberapa provinsi, yaitu pemberian santunan kepada penyelenggara Pemilu ad hoc yang meninggal dunia," ujar Ketua KPU RI Arief Budiman di Kantor KPU DIY, Sabtu (20/07/2019)

Berdasarkan data, untuk Provinsi DIY ada 15 orang penyelenggara Pemilu 2019 yang meninggal dunia. Beberapa waktu lalu, KPU RI sudah memberikan santunan kepada tiga ahli waris.

Baca juga: Keluarga Petugas KPPS Bekasi yang Gugur Dapat Santunan dari KPU

Saat ini secara simbolis, pihaknya memberikan kepada tujuh ahli waris penyelenggara Pemilu 2019 di DIY yang meninggal dunia.

"Sekarang ini kita berikan santunan kepada tujuh ahli waris. Besaranya santunan untuk meninggal dunia Rp 36 juta," tegasnya.

Sebelum memberikan santunan kepada ahli waris, kata Arief, KPU harus memastikan bahwa mereka yang gugur adalah penyelenggara Pemilu dan meninggal dunia dalam masa sesuai ketentuan KPU.

Selain itu, data ahli waris juga harus sesuai dengan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan untuk bisa menerima santunan.

Setelah data komplet, maka berkas diberikan kepada negara untuk diproses pencairanya. KPU RI selanjutnya hanya menyalurkan, sedangkan anggaranya dari negara.

"Masih ada lima lagi sebanarnya untuk Provinsi DIY. Itu masih dalam tahap klarifikasi dan verifikasi," tegasnya.

Baca juga: KPU Depok Beri Santunan 4 Keluarga KPPS yang Meninggal

Di seluruh Indonesia, sampai saat ini yang sudah diverifikasi dan diberikan santunan kurang lebih sekitar 160 ahli waris. Sedangkan yang masih dalam proses verifikasi sekitar 540.

"Tentu uang ini bukan dimaksudkan mengantikan penyelenggara yang meninggal dunia. Tapi untuk membantu finansial mereka yang ditinggalkan," kata Arief.

Sementara itu Mia Amelia (28) ahli waris Yustinus Tarmio (61) petugas Linmas TPS 37 Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, Kota Yogyakarta mengaku untuk proses penyerahan berkas cukup mudah dan tidak mengalami kesulitan.

Pemberian bantuan santunan melalui transfer dan sudah diberikan kepada ahli waris sebelum Lebaran.

"Dari keluarga sangat berterimakasih kepada KPU atas santunanya. Kalau dilihat dari nominal dengan kematian bapak tentu tidak sebanding, tetapi kami dari keluarga sangat mengapresiasi kepada KPU atas pemberiaan santunan ini," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X