Polisi Telusuri Keberadaan Pelaku Penipuan, Lokasinya Ternyata di dalam Lapas

Kompas.com - 20/07/2019, 16:06 WIB
Seorang Napi Lapas Kelas 2A kota Palopo, Diamankan Unit Resmob Polres Palopo dibackup TMC Resmob Polda Sulsel karena melakukan tindakan penipuan, Sabtu (20/07/2019).MUH. AMRAN AMIR S. HUT Seorang Napi Lapas Kelas 2A kota Palopo, Diamankan Unit Resmob Polres Palopo dibackup TMC Resmob Polda Sulsel karena melakukan tindakan penipuan, Sabtu (20/07/2019).

PALOPO, KOMPAS.com – Seorang narapidana kasus narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Palopo, Sulawesi Selatan, ditangkap Unit Resmob Polres Palopo dan TMC Resmob Polda Sulsel karena melakukan tindakan penipuan.

Napi berinisial RGP (29) asal Kabupaten Luwu tersebut diduga melakukan penipuan yang dilakukan dengan mengajak korbannya berbisnis jual beli ponsel.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Palopo AKP Ardy Yusuf mengatakan, pelaku melakukan penipuan kepada korbannya melalui media sosial. Kedua korban adalah Maulivitasari Ramli dan Verawati.


Menurut Ardy, RGP berpura-pura sedang berada di luar negeri. Dia kemudian menghubungi dan menyuruh seorang perempuan berinisial TN untuk menyampaikan kepada korban bahwa ia mengajak kerja sama jual beli ponsel.

RGP juga berjanji akan mengirimkan sejumlah ponsel dagangan kepada kedua korban.

“Pelaku mengajak korban berbisnis ponsel. Saat itu pelaku melakukan komunikasi melalui media sosial, dan meminta lebih dulu ditransferkan uang sebesar Rp 15 juta dengan alasan sedang berada di negara Tiongkok,” kata Ardy saat dikonfirmasi, Sabtu (20/7/2019).

Baca juga: Tiga Narapidana Pesta Sabu di Sel Tahanan Rutan Labuhan Deli

Selanjutnya, korban mengirimkan uang Rp15 juta melalui rekening Bank BRI milik pelaku atas nama Hasmawati.

“Karena merasa ditipu barang tidak kunjung tiba, korban melaporkan hal tersebut. Setelah dilakukan penelusuran, pelaku sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Palopo,” ucap Ardy.

Saat dimintai keterangan, pelaku mengakui perbuatannya. RGP mengakui bahwa korban lainnya juga ada di Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, dengan kerugian puluhan juta rupiah.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X