Pembunuh Mahasiswa Asal Timor Leste Lebih dari Satu Orang

Kompas.com - 19/07/2019, 07:22 WIB
Upaya evakuasi mayat mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21). di jurang jalan raya Sarangan  Cemoro Sewu Magetan Jumat (12/7/2019). KOMPAS.com/SUKOCOUpaya evakuasi mayat mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21). di jurang jalan raya Sarangan Cemoro Sewu Magetan Jumat (12/7/2019).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polda DIY telah mengantongi identitas terduga pelaku yang membunuh mahasiswa asal Timor Leste, Joao Bosco Baptista (21).

Dalam dua atau tiga hari, polisi berjanji menangkap terduga pelaku yang diduga lebih dari satu orang. 

"Kita akan mencari dan menemukan tersangka yang diduga sebagai pelaku penganiaya yang menyebabkan matinya orang," ujar Direskrimum Polda DIY Kombes Hadi dalam jumpa pers, Kamis (18/7/2019).

Baca juga: Fakta Terbaru Mayat Terbungkus Selimut Winnie The Pooh, Mahasiswa Yogyakarta Asal Timor Leste yang Hilang Diculik


Hadi mengungkapkan, sudah ada sembilan saksi yang telah diperiksa.

Melalui proses yang panjang, pihaknya telah mendapatkan informasi-informasi lain yang mengarah kepada orang yang diduga pelaku. 

"Praduga kita ada beberapa, yang jelas lebih dari satu orang," ungkapnya.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkap kasus ini.

"Alhamdulilah progresnya positif, mudah-mudahan dalam waktu dua, tiga hari ini ada yang sudah bisa diamankan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, warga di kawasan wisata Cemoro Sewu Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dikejutkan dengan temuan jenazah berjenis kelamin laki-laki di sebuah jurang.

Baca juga: Mayat Berselimut Winnie The Pooh Adalah Mahasiswa Korban Penculikan

Dari hasil identifikasi dipastikan jenazah tersebut adalah Joao Bosco Baptista (21), mahasiswa Yogyakarta asal Timor Leste. Joao merupakan korban penculikan. Joao kuliah di salah satu universitas di Yogyakarta.

Jenazah Joao ditemukan terbungkus selimut bergambar Winnie The Pooh. 

"Yang mengetahui pemilik warung, mau buka warung mencium bau busuk dari jurang. Setelah tahu ada mayat dia lapor polisi," ujar Kasatreskrim Polres Magetan AKP Sukatni, Jumat (12/7/2019).



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata 'Ambon' dan 'Maluku'', Diduga dari Koran yang Menempel

Duduk Perkara Ikan Bertuliskan Kata "Ambon" dan "Maluku"", Diduga dari Koran yang Menempel

Regional
Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Puluhan Rumah di Medan Terbakar, Warga Bingung Tinggal di Mana

Regional
Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Cerita di Balik Terbakarnya Lamborghini Aventador Milik Raffi Ahmad, Tembus Harga Rp 19 Miliar...

Regional
Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Kronologi Siswa Tikam Guru hingga Tewas Setelah Ditegur karena Ketahuan Merokok

Regional
Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Ibu-ibu Ini Berhasil Olah Koro Beracun Jadi Keripik Lezat dan Sehat

Regional
'Menghilang' 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

"Menghilang" 155 Tahun, Ibis Sendok Raja Kembali Terlihat di Sulawesi

Regional
Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Kronologi Santri Tewas Jatuh dari Pohon Kelapa Versi Pesantren

Regional
[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

[POPULER NUSANTARA] Siswa SMA Nyamar Jadi Wanita Tipu Rp 141 Juta | Air Sumur Mendidih di Ambon

Regional
Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Fakta di Balik Nenek Paulina Tinggal Sendiri di Gubuk Reyot hingga Dapat Uang Rp 10 Juta dari Presiden Jokowi

Regional
Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Bentrok di Universitas Negeri Makassar, 2 Mahasiswa Kena Tikam

Regional
Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Angin Kencang Menerjang Puncak Bogor, 300 Penduduk Desa Diungsikan ke Masjid.

Regional
Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Peringati Hari Santri, Khofifah Minta Warga Jatim Mengheningkan Cipta

Regional
Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Mulai 2020, Disparbud Jabar Akan Jadikan Situs Purbakala Wisata Sejarah

Regional
Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Ancam Akan Bunuh, Ayah Cabuli Putri Kandung Usia 14 Tahun

Regional
Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Kunjungi Pengungsi Angin Kencang, Khofifah Minta Sekolah Darurat Didirikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X