Diduga Terima Uang Palsu Saat Transaksi, Nasabah BRI Lapor Polisi

Kompas.com - 13/07/2019, 06:45 WIB
Ilustrasi: Polres Banyuwangi menyita sebanyak 30 lembar uang palsu Rp 100.000 dari kantong pengedar uang palsu, Selasa (22/1/2013). Kompas/Siwi Yunita CahyaningrumIlustrasi: Polres Banyuwangi menyita sebanyak 30 lembar uang palsu Rp 100.000 dari kantong pengedar uang palsu, Selasa (22/1/2013).

KOMPAS.com — Kasus peredaran uang palsu (upal) dapat terjadi di mana pun saat melakukan transaksi. Baru-baru ini, seorang nasabah BRI Unit Seririt, Bali, diduga menerima beberapa lembar upal pecahan Rp 100.000.

Korban diketahui seorang sulinggih (pendeta), melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Seririt pada Senin (8/7/2019), dan masih dalam tahap penyelidikan.

Kejadian berawal saat korban mencairkan tabungannya sebesar Rp 50 juta melalui kasir BRI Unit Seririt.


Baca juga: Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembuatan Uang Palsu di Gresik

Setelah menerima uang, korban langsung pulang tanpa memeriksanya. Dan baru menyadari setelah sampai di rumah ada beberapa lembar upal yang terselip di antara uang tabungannya.

Kemudian korban kembali mendatangi kantor BRI Unit Seririt untuk mempertanyakan beberapa upal tersebut. Namun, pihak bank menolak, dengan alasan komplain setelah keluar dari bank.

Kapolsek Seririt Kompol Wayan Suka tidak berkomentar banyak mengenai upal tersebut. Namun, ia membenarkan adanya laporan upal dari salah satu nasabah BRI Unit Seririt.

"Sabar nggih masih pendalaman," katanya saat dikonfirmasi Rabu (10/7/2019).

Baca juga: Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Riau

Hal senada disampaikan Kepala Kantor Bank BRI Unit Seririt Dodo Pontjo yang juga tidak berkomentar banyak terkait  kasus upal itu. Hanya, Dodo membenarkan kasus terjadi di bank yang ia pimpin.

”Saya tidak berwenang memberikan keterangan atas kasus dugaan upal itu. Kasus saat ini diambil alih oleh kantor cabang,” ucapnya.

Ketika disinggung terkait mekanisme pengawasan transaksi, Dodo mengklaim, pihaknya sudah memiliki standar pengawasan yang cukup ketat untuk memeriksa lalu lintas keuangan, baik uang masuk maupun keluar.

"Soal mekanisme pengawasan tentu kami punya, tapi kami belum tahu masalah yang sebenarnya sehingga tidak bisa memberikan informasi pasti,” katanya.

Artikel ini telah tayang di tribunbali dengan  judul Heboh, Nasabah Bank BRI Seririt Lapor Polisi, Diduga Terima Uang Palsu Saat Transaksi

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X