Kader PDI-P Surabaya Laporkan Akun FB yang Lecehkan Megawati dan Jokowi

Kompas.com - 12/07/2019, 23:32 WIB
Kader PDIP Surabaya laporkan akun facebook yang lecehkan Megawati dan Jokowi ke Mapolda Jatim, Kamis (12/7/2019) A. FAIZALKader PDIP Surabaya laporkan akun facebook yang lecehkan Megawati dan Jokowi ke Mapolda Jatim, Kamis (12/7/2019)

SURABAYA, KOMPAS.com - Kader PDIP Kota Surabaya melaporkan pemilik akun Facebook Devi Tri Eka ke Mapolda Jawa Timur, Jumat (12/7/2019) sore.

Akun tersebut menyebar foto editan yang dinilai melecehkan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan Presiden Jokowi.

Foto tidak senonoh tersebut viral di media sosial sejak awal Juli 2019.

Baca juga: Kisah Juru Parkir Terkunci di Toilet Masjid, Minta Tolong di FB Sambil Selfie

 

Jumat malam, nama akun Facebook tersebut sudah tidak ada. Sejumlah akun sempat menyimpan foto profil pemilik akun Devi Tri Eka. Akun tersebut mengunggah foto Devi Tri Eka dan meminta polisi untuk menangkapnya.

Pelaporan tersebut, kata Ketua PAC PDIP Kecamatan Rungkut Andhy Puryanto, sebagai upaya menjaga kehormatan kedua tokoh bangsa itu.

"Ibu Megawati dan Pak Jokowi adalah tokoh bangsa. Sungguh tidak elok jika foto beliau berdua direkayasa seperti itu," kata Andhy.

Dia mengaku heran dengan motif penyebar foto tersebut karena Pilpres 2019 sudah usai dan harusnya semua warga negara melakukan rekonsoliasi untuk pembangunan bangsa Indonesia kedepan.

"Kami ingin polisi segera menangkap dan memproses laporan ini dan menghukum berat pelakunya, agar hal-hal semacam ini tidak terulang lagi di kemudian hari serta ada efek jera bagi pelakunya," jelasnya.

Baca juga: Unggah Kata Kasar di FB, Seorang Anak Tewas Dikeroyok 4 Temannya

Terpisah, Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera, membenarkan laporan tersebut.

"Semua laporan masyarakat akan kami tindaklanjuti sesuai prosedur di kepolisian," jelasnya singkat.

Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di Blitar. Pemilik akun menyebarkan foto editan Presiden Jokowi melalui Facebook, Ida Fitri ditetapkan tersangka pada awal pekan lalu.

Selain dijerat Pasal 45 a Ayat 2 juncto Ayat 28 a UU RI Nomor 19/2018 tentang perubahan UU Nomor 11/20 tentang ITE, tersangka juga dijerat Pasal 207 KUHP tentang Penghinaan Penguasa Negara. 



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Tak Pernah Kalah Saat Mencalonkan Diri, Ini Saran Gubernur Sutarmidji untuk Para Petarung Pilkada

Regional
Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Ayahnya Meninggal Saat Jasad Ibunya Dimandikan, Begini Nasib 6 Anak yang Ditinggalkan

Regional
Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Delapan Kecamatan di Subang Terendam Banjir, 2.819 Jiwa Mengungsi

Regional
Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Daftar dari Independen, Eks Staf Ahli Ahok Rian Ernest Ajak Warga Kawal Proses Demokrasi

Regional
Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Fakta di Balik Video Viral Kakek Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat

Regional
Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Kisah Nenek Miha di Bengkulu, Idap Penyakit Komplikasi hingga Tak Bisa Berobat karena Buruknya Akses Jalan

Regional
Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Berdiri Sejak 1980, Restoran Rindu Alam di Puncak Bogor Resmi Ditutup

Regional
Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Pria Nekat Hadang Bus Salah Jalan di Gresik, Polisi Berikan Apresiasi

Regional
Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Sosok-sosok Heroik di Balik Tragedi Susur Sungai, Mbah Diro hingga Kodir Pertaruhkan Nyawa

Regional
Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Dampak Banjir Jakarta, Kereta Terlambat Datang hingga 13 Jam di Madiun

Regional
Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Kemunculan Ribuan Ulat Bulu yang Bikin Resah Warga di Kediri

Regional
Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Gubernur Viktor: Harus Ada Terobosan yang Radikal untuk Bangun NTT

Regional
Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Masuk Daerah Rawan Politik Saat Pilkada 2020, Ini Langkah Bawaslu Makassar

Regional
Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Ditemukan Dugaan Investasi Bodong di Papua Berkedok Modal Sapi Perah

Regional
Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Isap Sabu untuk Potong Rambut Banyak Pelanggan, Tukang Cukur Masuk Bui

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X