PPDB Sistem Zonasi Usai, Semua SMA di Kota Magelang Dapat Siswa

Kompas.com - 12/07/2019, 15:09 WIB
Sejumlah calon siswa baru sedang mengantre mengumpulkan berkas PPDB di SMA Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (27/6/20/2019). KOMPAS.com/IKA FITRIANA Sejumlah calon siswa baru sedang mengantre mengumpulkan berkas PPDB di SMA Negeri 1 Kota Magelang, Kamis (27/6/20/2019).

MAGELANG, KOMPAS.com – Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2019/2020 di Kota Magelang, Jawa Tengah, telah usai. Meski sempat ada sejumlah orangtua yang mengeluh dan kebingungan dengan sistem zonasi namun secara umum PPDB berjalan lancar.

Termasuk penggunaan surat keterangan domisili (SKD) yang tergolong sedikit dibanding PPDB tingkat SMP beberapa waktu lalu. 

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Kota Magelang, Sucahyo Wibowo, menyebutkan di Kota Magelang ada sekitar 10 pendaftar yang menggunakan SKD. Delapan diantaranya digunakan untuk mendaftar di SMA Negeri 1 Magelang.

Baca juga: Pembukaan PPDB SMA dan SMK di Sumbar, Orangtua Calon Siswa Tak Jadi Daftarkan Anaknya

“Dari 8 pendaftar yang menggunakan SKD, setelah kami verifikasi hanya 3 yang menggunakan SKD tidak benar. Kami beri pengertian dan akhirnya mereka tidak jadi mendaftar di sekolah kami,” ujar Sucahyo, yang juga Kepala SMA Negeri 1 Kota Magelang itu. 

Untuk diketahui, PPDB SMA di Kota Magelang dimulai dengan penyerahan dan verifikasi berkas persyaratan (offline) pada 24-28 Juni 2019. Pendaftaran dilanjutkan dengan online, pada 1-5 Juli 2019.

“Secara umum PPDB berjalan lancar. Kalau ada yang bingung atau bahkan mengeluh itu wajar," tuturnya.

Sucahyo memaparkan, kuota siswa di seluruh SMA Negeri di Kota Magelang sudah terpenuhi pada PPDB tahun ini, yakni SMAN 1 terpenuhi 359 siswa, SMAN 2 (288 siswa), SMAN 3 (287 siswa), SMAN 4 (306 siswa), dan SMAN 5 (360 siswa).

Baca juga: PPDB SMA di Jateng: Domisili Tak Sesuai, 96 Calon Siswa Dicoret

Rincian

Secara rinci, SMAN 1 menerima 14 pendaftar mutasi dari pagu 18 siswa, 58 pendaftar jalur prestasi dari pagu 54 siswa, 215 pendaftar zonasi dari pagu 215 siswa, dan 72 pendaftar zonasi prestasi dari pagu 72 siswa. Lalu SMAN 2 menerima 5 pendaftar mutasi dari pagu 14 siswa.

Selanjutnya SMAN 2 menerima 52 pendaftar jalur prestasi dari pagu 43 siswa, 173 pendaftar zonasi dari pagu 173 siswa, dan 58 pendaftar zonasi prestasi dari pagu 58 siswa. SMAN 3 menerima 3 pendaftar mutasi dari pagu 14 siswa, 54 pendaftar prestasi dari pagu 43 siswa, 172 pendaftar zonasi dari pagu 172 siswa, dan 58 pendaftar zonasi prestasi dari pagu 58 siswa.

SMAN 4 menerima 3 pendaftar mutasi dari pagu 15 siswa, 58 pendaftar prestasi dari pagu 46 siswa, 184 pendaftar zonasi dari pagu 184 siswa, dan 61 pendaftar zonasi prestasi dari pagu 61 siswa. Adapun SMAN 5 menerima 2 pendaftar mutasi dari pagu 18 siswa, 70 pendaftar prestasi dari pagu 54 siswa, 216 pedaftar zonasi dari pagu 216 siswa, dan 72 pendaftar zonasi prestasi dari pagu 72 siswa.

“Dari data itu, semua kuota di masing-masing SMA negeri terpenuhi. Kalau evaluasi pasti ada dan sudah kami sampaikan ke dinas provinsi melalui MKKS,” katanya.

Baca juga: Dugaan Jual Beli Kursi PPDB Banten, Ombudsman Terima Aduan Transaksi Rp 5 Juta

 

              

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.