Fakta di Balik Wakil Wali Kota Tidore yang Izinkan Anak Jadi Kuli Bangunan

Kompas.com - 12/07/2019, 07:00 WIB
Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen, bangga anaknya, Rafdi Marajabessy memilih jadi kuli bangunan, Rabu (10/7/2019)KOMPAS.com - YAMIN ABDUL HASAN Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen, bangga anaknya, Rafdi Marajabessy memilih jadi kuli bangunan, Rabu (10/7/2019)

KOMPAS.com - Wakil Wali Kota Tidore Muhammad Sinen mengatakan, bangga terhadap anaknya, Rafdi Marajabessy yang kini berprofesi sebagai kuli bangunan.

Diakui Sinen, istrinya sempat protes karena mengizinkan anaknya untuk tetap menjadi kuli bangunan.

Tak hanya istri, pegawai di lingkungan Pemkot Tidore juga sempat mencemoohnya. Bahkan, Sinen sempat mendapat pesan singkat yang menanyakan mengapa dia begitu tega membiarkan Rafdi menjadi kuli bangunan.

Berikut fakta Wakil Wali Kota Tidore yang mengizinkan akanya bekerja sebagai kuli bangunan meski diprotes istri hingga dicemooh pegawai.

1. Bangga terhadap anak

Rafdi Marajabessy, putra ketiga Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang bekerja sebagai kuli bangunan sementara memindahkan material (batako), Selasa (09/07/2019).KOMPAS.com/YAMIN ABDUL HASAN Rafdi Marajabessy, putra ketiga Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara yang bekerja sebagai kuli bangunan sementara memindahkan material (batako), Selasa (09/07/2019).

Muhammad Sinen mengatakan, ia bangga terhadap anaknya Rafdi Marajabessy.

“Secara pribadi, saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan Rafdi,” ujar Sinen, ketika ditemui Kompas.com di ruang kerjanya di Kantor Wali Kota Tidore, Rabu (10/7/2019).

Sinen mengatakan, perjalanan hidup Rafdi saat ini tidak jauh beda dengan apa yang ia alami sejak kecil.

“Mungkin karena saya sering cerita, tentang kerasnya kehidupan saya masa lalu sehingga di Rafdi punya gaya hidup seperti saya. Dia mungkin termotivasi dengan apa yang saya lakukan dulu,” katanya.

Baca juga: Kata Wakil Wali Kota Tidore soal Anaknya Jadi Kuli Bangunan

2. Ceritakan pengalaman hidup

Ilustrasi berjuang memanjat tebingAlexBrylov Ilustrasi berjuang memanjat tebing

Sinen bercerita, sejak kecil dirinya sudah berdagang bersama ibunya hingga ke Papua demi menopang kehidupannya bersama beberapa adik-adiknya.

Setelah menikah, Sinen pernah menjadi juragan kapal, motoris speed, hingga akhirnya terjun ke dunia politik yang memulai membesarkan namanya.

“Berangkat dari pengalaman hidup saya cerita ke mereka (anak-anak), setiap makan saya cerita hidup ini harus begini. Kakek kalian bukan pejabat tapi hanya nelayan biasa. Jadi ayah mau kalian seperti ayah,” ujarnya.

Ia juga sering menyampaikan kepada anak-anaknya bahwa hidup ini tidak boleh mengharap dari orang lain, tapi harus berjuang sendiri karena jabatan ini suatu saat akan hilang dan begitu hilang, anak-anaknya sudah siap dari sisi ekonomi.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X