OTT Gubernur Kepri, Ruang Kerja Nurdin Basirun Disegel KPK

Kompas.com - 11/07/2019, 14:31 WIB
Ruang kerja Gubernur Kepri yang berada di kawasan perkantoran Gubernur Kepri di Dompak disegel KPK. HADI MAULANARuang kerja Gubernur Kepri yang berada di kawasan perkantoran Gubernur Kepri di Dompak disegel KPK.

TANJUNGPINANG, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyegel ruang kerja Gubernur Kepulauan Riau ( Kepri) Nurdin Basirun di Kantor Gubernur Kepri di Kawasan Dompak, Tanjungpinang, Kamis (11/7/2019).

Setelah operasi tangkap tangan ( OTT) pada Rabu sore, tim KPK sempat melakukan penggeledahan ruang kerja Nurdin. Setelah selesai, pintu masuk ruang kerja gubernur disegel menggunakan garis berlogo KPK.

Dari penggeledahan itu, petugas KPK membawa sejumlah berkas dan dokumen yang selajutnya dibawa ke Jakarta.

"Penggeledahan dilakukan oleh lima anggota KPK. Dari ruang kerja Gubernur, mereka mebawa sejumlah berkas dan dokumen," kata Satpol PP yang berada di Kantor Gubernur Kepri.

Baca juga: Foto Gubernur Kepri dan 5 Orang Dibawa ke Jakarta Setelah OTT KPK

Baca juga: Usai Temui Gubernur Kepri yang Kena OTT KPK, Mata Wagub Berkaca-kaca

Sementara itu, ruang kerja beberapa kepala dinas yang diduga ikut terjaring OTT, tidak dilakukan penyegelan atau penggeledahan.

Hingga saat ini, aktivitas di Kantor Gubernur terlihat berjalan seperti biasanya.

Menurut informasi, selain Gubernur Kepri Nurdin Basirun, juga ada beberapa orang yang ikut ditangkap KPK. Beberapa di antaranya merupakan kepala dinas, kepala bidang, staf Pemprov Kepri dan pihak swasta.

Baca juga: Kebijakan Kontroversial Gubernur Kepri, Reklamasi Teluk hingga Fingerprint Shalat Subuh



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X