Diduga Mati Tersengat Listrik, Gajah Ditemukan Tinggal Kerangka

Kompas.com - 09/07/2019, 23:19 WIB
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama tim dokter hewan mengevakuasi anak gajah liar yang terjerat di kawasan hutan Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Aceh, Selasa (18/6/2019). Pihak BKSDA Aceh berencana akan melakukan evakuasi terhadap anak gajah betina yang berumur satu tahun tersebut ke Conservation Respon Unit (CRU) Serbajadi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. ANTARA FOTO/BKSDA Aceh-dr Fajri/Syf/pras. SYIFA YULINNASPetugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama tim dokter hewan mengevakuasi anak gajah liar yang terjerat di kawasan hutan Desa Batu Sumbang, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur, Aceh, Selasa (18/6/2019). Pihak BKSDA Aceh berencana akan melakukan evakuasi terhadap anak gajah betina yang berumur satu tahun tersebut ke Conservation Respon Unit (CRU) Serbajadi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut. ANTARA FOTO/BKSDA Aceh-dr Fajri/Syf/pras.

KOMPAS.com - Kerangka gajah ditemukan di Gampong (Desa) Seureukey, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, diduga mati tersengat listrik.

Kerangka pertama kali ditemukan warga setempat, kemudian kabar itu diberitahukan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).

Mendapat kabar tersebut, Tim BKSDA Aceh, mengevakuasi kerangka gajah yang ditemukan di daerah itu.

Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah I Lhokseumawe, Kamarudzaman mengatakan, gajah yang mati itu hanya menyisakan tengkorak tanpa kulit dan daging.

"Tim sudah mengevakuasi kerangka gajah mati ke Kantor KSDA Wilayah l Lhokseumawe kemarin sore (Senin), dan yang ditemukan tersisa di lokasi hanya tengkorak gajah," katanya di Lhokseumawe, Selasa (9/7/2019).

Baca juga: Konflik Gajah di Riau Meningkat karena Berkurangnya Kawasan Jelajah dan Makanan

Hasil identifikasi pihaknya, sambung Kamarudzaman, gajah itu mati sekitar satu bulan lalu dan diduga kuat tidak ada unsur kesengajaan yang dilakukan manusia.

Menurutnya, gajah tersebut mati diduga saat memakan pohon pisang, yang kebetulan ada kabel listrik bertegangan tinggi jatuh menimpa pohon pisang itu, karena lokasinya berada di pingir jalan.

"Hasil identifikasi yang dilakukan tim, gajah itu mati diduga tersengat arus listrik, kalau kita lihat bukan ada kesengajaan, dan lokasi penemuan berada di pinggir jalan," jelasnya.

Baca juga: 11 Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau

KSDA Wilayah I Lhokseumawe berharap, semua pihak untuk ikut berpartisipasi dengan melaporkan ke pihaknya, jika ke depannya mengetahui ada satwa langka dilindungi yang alami hal serupa dan kecelakaan lainnya.

"Kita sangat berharap peran serta partisipasi masyarakat dalam menjaga habitat satwa langka yang dilindungi, salah satunya dengan memberi laporan bila kejadian serta hal-hal seperti ini terjadi lagi," ungkapnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Penyelundupan Sabu Dalam Bungkus Permen Wafer Cokelat Digagalkan

Regional
Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Tak Terima Lahannya Dibangun, Warga di Sragen Tutup Jalan dengan Tembok

Regional
Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Kasus Kepemilikan Sabu di Jambi, 2 Pemuda Divonis 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Pria Asal Bandung Mengaku HRD, Minta Syarat Kerja Foto Bugil, Korbannya Ada yang Disetubuhi

Regional
Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Wanita Ini Terpaksa Melahirkan di Kamar Mandi karena Bidan Takut Tertular Covid-19

Regional
Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Sempat Kontak dengan Wali Kota Banjarbaru, Wali Kota Banjarmasin Negatif Covid-19

Regional
Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Pelajar Terpental dan Tewas Usai Tiang Umbul-umbul yang Dipasangnya Tersangkut Kabel Listrik

Regional
Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Bantah 46 Pegawai Positif Covid-19, Kepala BPOM Ambon: Itu Keliru...

Regional
Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Terdesak Kebutuhan Ekonomi, Warga Kulon Progo Jadi Muncikari Prostitusi Online

Regional
Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Nasihat Hakim kepada Terdakwa yang Durhaka karena Melawan Orangtua

Regional
Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Ponari, si Dukun Cilik Telah Menikah, Kini Berjualan Online dengan Istrinya

Regional
Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Air Mata Hendra Tak Berhenti Mengalir Ditolak Sekolah karena Cacat, Buku Pelajaran Dikembalikan

Regional
UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual 'Dosen' Swinger

UNU Yogya Buka Crisis Center Korban Pelecehan Seksual "Dosen" Swinger

Regional
Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Sudah 2 Bulan Warga Sekitar Danau Limboto Gorontalo Terendam Banjir

Regional
Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus  WFH

Unand Cegah Penyebaran Covid-19, Dosen di Atas 60 Tahun Harus WFH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X