11 Gajah Liar Dekati Permukiman Warga di Riau

Kompas.com - 06/07/2019, 13:33 WIB
Dua ekor gajah jinak bernama Rahman dan Indro yang digunakan tim BBKSDA Riau untuk menggiring gajah liar ke habitatnya di Kabupaten Kuansing, Riau, Rabu (19/6/2019). Dok. BBKSDA Riau Dua ekor gajah jinak bernama Rahman dan Indro yang digunakan tim BBKSDA Riau untuk menggiring gajah liar ke habitatnya di Kabupaten Kuansing, Riau, Rabu (19/6/2019).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau menyatakan 11 ekor gajah sumatera (elephas maximus sumatranus) bergerak di dekat permukiman dan kebun milik warga di Desa Karya Indah, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, Riau.

Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Dian Indriati di Pekanbaru, Sabtu (6/7/2019), mengatakan, pihaknya mengerahkan dua ekor gajah latih untuk menghalau kawanan gajah liar tersebut.

“Penggiringan satwa liar gajah yang berjumlah 11 ekor di dusun III Desa Karya Indah dilakukan dengan menggunakan gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah Riau di Minas,” katanya seperti dikutip Antara.

Ia mengatakan, proses penggiringan dilakukan sejak Jumat (5/7) petang. Tim BBKSDA Riau dibantu oleh beberapa warga, anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) dan Babinsa desa setempat.


“Kita masih melakukan penggiringan kawanan gajah liar dari lokasi semak belukar yang berdekatan dengan kebun warga,” ujarnya.

Dalam penggiringan ini dilakukan penjagaan di beberapa titik tempat lintasan, agar kawanan gajah liar tidak masuk kembali ke daerah pemukiman.

“Sampai saat ini tim masih terus berada di lokasi melakukan penjagaan,” katanya.

Gajah sumatera liar dalam tiga bulan terakhir ke luar dari jalur lintasannya dan memasuki perkebunan dan mendekati permukiman masyarakat.

Sejak sebelum perayaan Idul Fitri 1440 H, enam ekor gajah liar masuk ke perkebunan warga di Kecamatan Peranap dan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu.

Hingga kini proses penghalauan masih berlangsung untuk menggiring gajah liar ke habitatnya di kawasan hutan landskap Tesso Nilo.

Dian mengatakan, konflik gajah liar dengan manusia pada tahun ini memang meningkat dibandingkan tahun lalu.

“Ya meningkat, dan semua kita respons dengan segera dan menurunkan tim bahkan sampai menurunkan bantuan gajah latih kami,” katanya.

Namun, banyak kendala di lapangan dalam proses penggiringan sehingga konflik tidak bisa cepat diatasi.

“Tidak semudah yang kita bayangkan karena terkadang kita mendapat kendala. Kita menggiring tapi di sisi lain masyarakat ada yang menghalau tidak mau dilewati kebunnya. Padahal kita sudah menghimbau. Jadi Gajah berputar-putar saja tidak tahu harus lewat mana,” katanya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Siswa SMPN 1 Turi Tewas Saat Susur Sungai, Korban Pertama Ditemukan Tersangkut Batu

Regional
Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Sudah Ada Peringatan Akan Turun Hujan Sebelum Siswi SMPN 1 Turi Sleman Susur Sungai

Regional
Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Serahkan SK Perhutanan Sosial, Jokowi: Kalau Sudah Diberi Segera Manfaatkan

Regional
Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Formasi CPNS untuk Dokter Spesialis Banyak yang Kosong, Ini Penyebabnya

Regional
Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Detik-Detik Tembok Penahan yang Longsor di Jalan Bandung-Tasikmalaya

Regional
Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman

Ini Daftar Nama Siswa SMPN 1 Turi yang Tewas Saat Susur Sungai di Sleman

Regional
BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

BKD: Hasil SKD CPNS Pemprov Maluku Diumumkan Bulan Depan

Regional
Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Tulang Manusia Tanpa Kepala dalam Kantong Plastik di Buton Selatan Diduga Warga Vietnam

Regional
Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Polda Lampung Selidiki Jual Beli Data Kependudukan Palsu Jelang Pilkada 2020

Regional
Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Langgar Perda, Pedagang Tuak di Palembang Divonis Penjara 2 Minggu

Regional
Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Jembatan Darurat Putus, Jalan Utama di Lombok Utara Tak Bisa Dilewati

Regional
Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Kesal Dimarahi, Istri Tusuk Perut Suami hingga Tewas

Regional
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Saat Susur Sungai, Bupati Sleman: Kecerobohan Sekolah

Regional
6 Siswa SMP Turi Tewas Hanyut di Sungai, BPBD: Anaknya Belum Pulang Segera Lapor

6 Siswa SMP Turi Tewas Hanyut di Sungai, BPBD: Anaknya Belum Pulang Segera Lapor

Regional
Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

Polisi Selidiki Penyebab Tumbangnya Tower Telekomunikasi yang Tewaskan 3 Pekerja di Langkat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X