"Pick Up" Berpenumpang 10 Orang Jatuh ke Sungai, Sopir Tewas

Kompas.com - 07/07/2019, 20:41 WIB
Ilustrasi Kecelakaan Mobil HANDININGIlustrasi Kecelakaan Mobil

TIMIKA, KOMPAS.com - Sebuah mobil pick up jenis Suzuki Carry 1,5 jatuh di Sungai Poumako, Kabupaten Mimika setelah diduga hilang kendali saat mendahului kendaraan lainnya.

Akibat kecelakaan tunggal ini, sopir bernama Sarifuddin (45) meninggal dunia. Sementara 10 penumpang mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Mimika AKP Indra Budi Wibowo mengatakan, kecelakaan tunggal ini terjadi pada Sabtu (6/7/2019) sekitar pukul 14.30 WIT.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut Bus dan Mobil Pick Up yang Tewaskan 3 Orang

Saat itu, mobil Carry berwarna putih dengan nomor polisi L 9533 NL melaju dari arah Pelabuhan Poumako dengan membawa 10 penumpang beserta barang bawaan.

Setibanya di dekat jembatan LPMAK, sopir mendahului pick up lain di depannya. Sopir  tidak dapat mengendalikan mobilnya hingga terjatuh di sungai.

"Ketika mendahului, kendaraan tersebut oleng ke kiri dan ke kanan sehingga sopir tidak dapat mengendalikan keseimbangan mobil lalu membanting setir ke kiri hingga keluar badan jalan, masuk ke dalam sungai bersamaan seluruh penumpang," kata Indra kepada Kompas.com, Minggu (7/7/2019).

Akibat kecelakaan itu, sopir mengalami luka robek pada tulang kering kaki kiri dan meninggal dunia.

Sedangkan 10 penumpang terluka yakni Zulkifli (34) mengalami patah pada tangan kanan, Aris Munandar (22) mengalami luka pada kaki kiri, Edi Wirawan (17) mengalami luka robek dagu dan bahu, Robynsyah (19) mengalami luka-luka lecet di tangan, Viky Firman (17) mengalami luka-luka lecet pada kaki.

Baca juga: Pick-up Diseruduk Bus Timpa Rumah Makan di Jombang, 3 Warga Tewas

Selanjutnya, Ahmad Yani (19) mengalami cedera pada leher, Wahyudin (32) mengalami patah tangan kiri, Topilus Rohit Tutuala (14) mengalami luka robek pada kepala, Iwan (13) mengalami shock, dan Lisna (36) mengalami luka-luka lecet dan robek pada bagian tengah jidat.

"Akibat kecelakaan tunggal ini sang supir meninggal dunia, sedangkan seluruh penumpang terluka. Semuanya sudah dibawa ke RSUD pasca-kejadian," ujarnya.

Indra menambahkan, pihaknya turut berduka cita atas kecelakaan tunggal yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 10 orang lainnya terluka.

"Kami turut berduka cita atas musibah ini," tuturnya.

Menurut Indra, secara aturan, penggunaan mobil pick up hanya untuk mengangkut barang dan tidak diperuntukkan untuk mengangkut orang kecuali hal-hal tertentu yang diatur di dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

"Ketentuan pidana tentang pelanggaran mobil bak terbuka ini telah diatur dalam Pasal 303 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ yang berbunyi setiap orang yang mengemudikan mobil barang untuk mengangkut orang kecuali dengan alasan sebagaimana dimaksud dalam dalam pasal 137 ayat (4) huruf a, huruf b, dan huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 ( dua ratus lima puluh ribu rupiah),” jelas Indra.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Bogor Alokasikan Anggaran untuk Tenaga Medis, Ini Jumlah dan Rinciannya

Regional
11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

11 Pasien Positif Corona Meninggal di Jateng pada 3 April, Ini Penjelasan Ganjar

Regional
Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Kantor Kecamatan Ini Mendadak Bau, Penuh Sampah, Ternyata Dijadikan TPA oleh Warga yang Kesal

Regional
Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Baru 4 Jam Masuk Rumah Sakit, 1 PDP Covid-19 di Lamongan Meninggal

Regional
Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Detik-detik Pencuri Tepergok Pemilik Rumah Saat Panjat Atap

Regional
Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Anggaran Penanganan Wabah Covid-19 di Jatim Rp 2,3 Triliun

Regional
Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Fakta di Balik 18 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Jateng, Ganjar: Mereka Punya Penyakit Bawaan

Regional
Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Perjuangan Wahib Melawan Virus Corona hingga Sembuh, Berawal dari Seminar di Bogor

Regional
Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Sejumlah Jalan di Bandung Kembali Ditutup dari Jumat hingga Minggu

Regional
PDP Hamil yang Mengeluh via 'Live' Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

PDP Hamil yang Mengeluh via "Live" Facebook Dirujuk ke RSUP Adam Malik

Regional
Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Empati dari Banyuwangi, Bagikan Kupon Makan Gratis di Tengah Pandemi

Regional
Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Sederet Pesan Menggugah dari Para Pasien Corona yang Berhasil Sembuh..

Regional
Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Menyoal Pasien Corona Terlantar 3 Jam di RSUD Padang Sidempuan, Alasan Ruang Isolasi Belum Siap

Regional
Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Fakta Anak Bakar Rumah Orangtua karena Tak Diberi Uang, Sang Ayah Buta, Pelaku Sempat Putus Sekolah

Regional
6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

6 Pasien Positif Corona Sembuh di Semarang, Kuncinya Tetap Semangat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X