Kronologi Kecelakaan Beruntun di Baluran Situbondo yang Tewaskan Guru TK

Kompas.com - 06/07/2019, 07:39 WIB
Jenazah Masruchah (55) saat tiba di rumah duka di Jalan Usman Sadar Gang IV nomor 9 RT 01/RW 02, Desa Karang Turi, Kecamatan Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (5/7/2019) pukul 03.00 WIB. Masruchah tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan bus rombongan guru TK dan PAUD di jalan raya Baluran. Tribunjatim.com/Willy AbrahamJenazah Masruchah (55) saat tiba di rumah duka di Jalan Usman Sadar Gang IV nomor 9 RT 01/RW 02, Desa Karang Turi, Kecamatan Gresik, Jawa Timur, pada Jumat (5/7/2019) pukul 03.00 WIB. Masruchah tewas dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan bus rombongan guru TK dan PAUD di jalan raya Baluran.

GRESIK, KOMPAS.com - Bus yang berisi rombongan guru TK dan Paud se-Kecamatan Gresik mengalami kecelakaan beruntun di Jalur Raya Pantura Hutan Baluran, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Kamis (4/7/2019) sekitar pukul 15.34 WIB.

Seorang guru TK bernama Masruchah (55) meninggal dunia dalam kecelakaan yang melibatkan lima kendaraan, yaitu dua bus Berkah Jaya, mobil pikap boks, truk dan mobil Suzuki Ertiga. Belasan korban lainnya luka-luka.

Kapolres Situbondo AKBP Awan Hariono membenarkan terjadinya kecelakaan di jalan raya hutan Baluran tersebut.

"Yang terlibat kecelakaan ada lima kendaraan dan 1 korban meninggal dunia," ujar Awan.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun Rombongan Guru di Baluran Situbondo, 1 Orang Tewas

Polisi mencatat, kecelakaan beruntun bermula saat truk nopol DR 8806 AZ melaju dari arah Situbondo.

Saat truk melaju, diduga remnya blong sehingga sang sopir truk tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya. Akibatnya, truk langsung menghantam kendaraan di depannya yang tengah berhenti karena ada perbaikan jalan.

Akibat kerasnya benturan, lima kendaraan terlibat tabrakan dan menyebabkan arus lalu lintas macet. Tak hanya itu, para korban yang luka luka dievakuasi ke Puskesmas Wonorejo dan Wongsorejo.

Baca juga: Jenazah Thoriq Ditemukan di Hari Ulang Tahunnya

Para guru se-Kecamatan Gresik yang menumpang lima bus rencananya berangkat ke Bali. Namun, bus nomor 1 dan bus nomor 3 terlibat kecelakaan di Jalan Raya Baluran.

Saat kejadian, sejumlah penumpang yang mayoritas ibu-ibu keluar dari jendela bus yang hampir terperosok tersebut. Beberapa penumpang yang mengalami luka langsung dilarikan menuju Puskesmas Batangan.

Sementara itu, satu korban meninggal bernama Masruchah (55) dibawa menuju RSUD Situbondo dan dibawa menuju Gresik pukul 19.30 WIB. Romobongan guru dalam tiga bus lainnya langsung kembali ke Gresik.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunjatim.com dengan judul Diduga Rem Blong, Truk Hantam Mobil & Bus Rombongan Guru TK Gresik di Situbondo, 1 Penumpang Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Bongkar Markas Diduga Milik KNPB, Polisi Temukan Ratusan Anak Panah dan Senapan Angin

Regional
Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Video Saat Karaoke di Ruang Kerja Viral, Ini Tanggapan Bupati Malang

Regional
Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Regional
Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Regional
90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

90 Persen Kasus Bunuh Diri akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

Regional
Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Fakta Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Regional
Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Regional
Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Regional
Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Regional
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Regional
Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Regional
Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai 'Calon Pengantin' Bom Bunuh Diri

Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai "Calon Pengantin" Bom Bunuh Diri

Regional
Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Regional
Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X