Bandingkan Jokowi dengan Nabi di Facebook, Seorang Pegawai Hotel Ditangkap

Kompas.com - 03/07/2019, 15:18 WIB
Ilustrasi ujaran kebencian ShutterstockIlustrasi ujaran kebencian

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Seorang pegawai hotel berinisial JA (22) warga Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, diamankan polisi karena diduga telah menyebarkan ujaran kebencian terhadap Presiden Jokowi melalui akun Facebook miliknya.

JA yang kini berstatus tersangka ditahan di Mapolda Kepulauan Bangka Belitung berdasarkan laporan polisi LP/B-328/VI/2019/BABEL/SPKT.

"Pelaku ditangkap terkait ujaran kebencian dan menyebarkan hasutan dan konten hoaks di media sosial," kata Direktur Reskrimsus Kombes Indra Krismayadi kepada awak media di Mapolda Babel, Rabu (3/7/2019).

Baca juga: Polda Bali Tangkap Pelaku yang Sebar Ujaran Kebencian Terkait Makar

Indra menuturkan, tim Cyber Ditreskrimsus Polda Babel menerima laporan adanya postingan yang dinilai melecehkan Jokowi oleh akun Facebook bernama Juranda Konyoll pada 11 Juni 2019.

Dalam akun tersebut, menyoal rencana Jokowi mengundang maskapai asing untuk menstabilkan harga tiket pesawat.

"Dalam kalimat itu, tersangka juga menambahkan, 'mantap, lanjutkan wkwkk gobl*k," ujar Indra.

Tidak berhenti sampai di situ, tersangka juga menulis bahwa Presiden lebih tinggi derajatnya dari pada nabi.

"Hina presiden langsung ditangkap, hina nabi cukup minta maaf," ujar Indra menirukan postingan di Facebook.

Baca juga: Sebarkan Ujaran Kebencian Kepada Kepala Negara, PNS di Aceh Ditangkap

Bahkan tersangka juga menambahkan kalimat dalam bahasa daerah yang bermakna kasar. 

Atas tindakannya itu, tersangka dijerat Pasal 45 dan Pasal 28 Undang-undang Nomor 19/2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) atau Pasal 207 dan 208 KUHP dengan ancaman hukuman enam tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

"Kami imbau masyarakat agar bijak bermedia sosial. Jangan menyebarkan ujaran kebencian atau fitnah. Kalimat ujaran tanpa bukti bisa berbahaya," ucapnya.

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Polda Sulut Soft Launching Logo Baru di Gunung Klabat

Regional
Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Kisah 43 Peserta Ekspedisi Wisata Air Terjun Terjebak di Hutan Konawe Utara

Regional
Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Kota Ambon Keluar dari Zona Merah Covid-19, Wali Kota Bilang karena Ini

Regional
Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Banjir Landa Sejumlah Desa di Kampar, Listrik Dipadamkan

Regional
Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Pasien Corona Lolos di Bandara Pekanbaru, Dinkes Riau Ambil Langkah Ini

Regional
Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Nama Direskrimum Polda Sulsel Dicatut untuk Menipu, Pelaku Beraksi di Dalam Lapas

Regional
Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Detik-detik Suami Peluk Istri yang Hamil 7 Bulan Saat Ditodong Senjata Api oleh Begal

Regional
Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Keluarga yang Ambil Paksa Jenazah Covid-19 di RSUD Mataram Tolak Pakai APD Saat Pemakaman

Regional
Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Pemuda Tantang Polisi di Arena Sabung Ayam Ternyata Anak Anggota DPRD Toraja Utara

Regional
Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Anaknya Tak Lolos PPDB SMP, Orangtua Kejar dan Cegat Mobil Kadisdik

Regional
Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Orangutan Juga Harus Dites Covid-19, Contohnya Maria...

Regional
68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

68 Santri Pondok Gontor Rapid Test, Tiga Reaktif

Regional
Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Dikeroyok Koalisi Besar di Pilkada Surabaya, PDI-P Tetap Target Menang

Regional
Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Bupati Gresik: Tegas Bukan Hanya kepada Pemilik Warung, tapi Juga ke Aparatur Pemerintah

Regional
ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

ASN di NTT Diduga Hina Kapolsek di Medsos, Ini Akibatnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X