Hasil Lab, 38 dari 65 Kontainer Bermuatan Limbah Plastik Mengandung B3

Kompas.com - 02/07/2019, 13:06 WIB
Hasil leb pemeriksaan dari 65 kontainer berisikan limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepri. Terdapat 38 kontainer berisikan limbah plastik mengandung B3, 11 kontainer lagi beriaikan limbah plastik tercampur sampah serta 16 kontainer lainnya tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah. HADI MAULANAHasil leb pemeriksaan dari 65 kontainer berisikan limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepri. Terdapat 38 kontainer berisikan limbah plastik mengandung B3, 11 kontainer lagi beriaikan limbah plastik tercampur sampah serta 16 kontainer lainnya tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah.

 

BATAM, KOMPAS.com - Sebanyak 38 dari 65 kontainer limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, dipastikan mengandung limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Hal tersebut berdasarkan tes laboratorium yang dilakukan Kantor Pelayanan Umum (KPU) Bea dan Cukai Tipe Batam, Kepulauan Riau.

Selain itu, 11 kontainer lain berisikan limbah plastik tercampur sampah. 16 kontainer sisanya dinyatakan tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah.

Baca juga: Bea Cukai Batam Masih Periksa 65 Kontainer Bermuatan Barang Impor Limbah Plastik

"Dari hasil laboratorium yang dilakukan Bea dan Cukai murni ada 38 kontainer yang berisikan limbah plastik mengandung B3," kata Kepala Bidang BKLI KPU BC Tipe B Batam, Sumarna di kantornya, Selasa (2/7/2019).

Sebelum diuji laboratorium, pihaknya bersama KLHK, DLH Kota Batam, dan Sucofindo telah melakukan pemeriksaan fisik atas 65 kontainer limbah plastik tersebut.

Hasil pemeriksaan fisik maupun uji laboratorium telah disampaikan oleh Bea Cukai Batam ke KLHK.

Hasil leb pemeriksaan dari 65 kontainer berisikan limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepri. Terdapat 38 kontainer berisikan limbah plastik mengandung B3, 11 kontainer lagi beriaikan limbah plastik tercampur sampah serta 16 kontainer lainnya tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah.HADI MAULANA Hasil leb pemeriksaan dari 65 kontainer berisikan limbah plastik yang masuk di Pelabuhan Peti Kemas Batuampar, Batam, Kepri. Terdapat 38 kontainer berisikan limbah plastik mengandung B3, 11 kontainer lagi beriaikan limbah plastik tercampur sampah serta 16 kontainer lainnya tidak mengandung limbah B3 dan tidak tercampur sampah.

Pada Jumat (28/6/2019), Bea Cukai Batam telah menerima surat dari KLHK yang intinya menyampaikan penelaahan atas hasil pemeriksaan fisik dan uji lab tersebut.

Dalam surat tersebut, KLHK meminta kepada Bea Cukai Batam untuk mengkoordinasikan pelaksanaan ekspor kembali atas limbah plastik yang mengandung B3 maupun limbah plastik yang tercampur sampah.

Baca juga: Akhirnya, Limbah B3 di Batam Bisa Dikirim Keluar

"Sesuai Permendag Nomor 31 Tahun 2016 mengatur bahwa importir wajib mengekspor kembali limbah plastik yang mengadung B3 dan yang tercampur sampah," ujar Sumarna.

Untuk itu, lanjut Sumarna, terhadap 38 kontainer limbah plastik yang terkontaminasi limbah B3 maupun 11 kontainer limbah plastik yang tercampur sampah tersebut wajib untuk segera direekspor (diekspor kembali) ke negara asal.

"Sedangkan terhadap 16 kontainer lainnya dapat diproses impornya sesuai ketentuan," ujar dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Regional
Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram 'S' Lebih Parah dari Ekstasi

Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram "S" Lebih Parah dari Ekstasi

Regional
Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Proyek Geothermal Mandailing Natal Keluarkan Gas, Puluhan Warga Keracunan, 5 Tewas Termasuk Anak-anak

Regional
Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Kasus Dokter Meninggal Usai Divaksin, Polisi: Diduga Kuat Serangan Jantung, Bukan akibat Vaksin

Regional
Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Manajer Restoran: Mereka Datang untuk Review Makanan

Kerumunan Fan Artis TikTok di Madiun, Manajer Restoran: Mereka Datang untuk Review Makanan

Regional
2 Pekan PPKM di Jatim, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Rp 502 Juta

2 Pekan PPKM di Jatim, Denda Pelanggar Protokol Kesehatan Terkumpul Rp 502 Juta

Regional
Terduga Teroris di Lambhok Aceh 3 Tahun Sewa Rumah dan Jualan Buah, Tak Pernah Lapor Kades

Terduga Teroris di Lambhok Aceh 3 Tahun Sewa Rumah dan Jualan Buah, Tak Pernah Lapor Kades

Regional
KKB Masih Berulah, Aparat di Papua Fokus Ungkap Jaringan Penjualan Senjata

KKB Masih Berulah, Aparat di Papua Fokus Ungkap Jaringan Penjualan Senjata

Regional
Detik-detik Dandi Hilang Diterkam Buaya Saat Asik Memancing

Detik-detik Dandi Hilang Diterkam Buaya Saat Asik Memancing

Regional
Bandar Sayur Kerahkan Puluhan Orang Keroyok Dua Preman Tukang Peras, 1 Tewas

Bandar Sayur Kerahkan Puluhan Orang Keroyok Dua Preman Tukang Peras, 1 Tewas

Regional
Minta Bantuan karena Kehabisan Bensin, Siswi SMA Ini Malah Diperkosa di Hutan

Minta Bantuan karena Kehabisan Bensin, Siswi SMA Ini Malah Diperkosa di Hutan

Regional
Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1200 Meter Arah Barat Daya

Terjadi Awan Panas Guguran di Gunung Merapi, Jarak Luncur 1200 Meter Arah Barat Daya

Regional
Sering Tak Masuk Kerja, Polisi Ini Tertangkap Mencuri Mobil di Jambi

Sering Tak Masuk Kerja, Polisi Ini Tertangkap Mencuri Mobil di Jambi

Regional
Artis TikTok Asal Solo Diperiksa Polisi gara-gara Penggemar Berkerumun Tanpa Jaga Jarak

Artis TikTok Asal Solo Diperiksa Polisi gara-gara Penggemar Berkerumun Tanpa Jaga Jarak

Regional
Tambang Emas Ilegal Sebabkan Banjir, Polda Jambi Ambil 13 Alat Berat dari Lokasi

Tambang Emas Ilegal Sebabkan Banjir, Polda Jambi Ambil 13 Alat Berat dari Lokasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X