Kakak Penumpang Helikopter yang Hilang Kontak di Oksibil Papua Berharap Adiknya Selamat

Kompas.com - 01/07/2019, 16:13 WIB
Bambang (mengenakan kaos warna hijau) Keluarga Praka Dwi Purnomo (30)  di Desa Banjar Panjang Kabupaten Magetan Jawa Timur salah satu crew helikopter MI-17 yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang Papua berharap upaya pencarian b SUKOCOBambang (mengenakan kaos warna hijau) Keluarga Praka Dwi Purnomo (30) di Desa Banjar Panjang Kabupaten Magetan Jawa Timur salah satu crew helikopter MI-17 yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang Papua berharap upaya pencarian b

MAGETAN , KOMPAS.com  -  Keluarga Praka Dwi Purnomo (30)  di Desa Banjar Panjang Kabupaten Magetan, Jawa Timur, salah satu kru helikopter MI-17 yang hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang Papua berharap upaya pencarian berhasil menemukan keluarganya dalam keadaan selamat.

Bambang Timbul selaku kakak pertama dari Dwi Purnomo mengatakan, pihak keluarga berharap bisa segera berkumpul kembali dengan Dwi Purnomo.

“Harapannya cepat ketemu, kembali ke Lanud dan kembali ke keluarga lagi,” ujarnya, Senin (1/7/2019).

Baca juga: Lokasi Pencarian Helikopter TNI AD yang Hilang Kontak di Oksibil Diperluas

Bambang menambahkan, Mabes TNI  AD langsung memberikan informasi kepada keluarga terkait  helikopter yang ditumpangi adiknya tersebut hilang kontak pada Jumat (28/06) kemarin.

Dwi Purnomo merupakan anak ke 3 dari 3 bersaudara pasangan Buningan (71) dan Sumini dan saat ini  bertugas di Pusat Penerbangan Angkatan Darat Semarang.

“Jumat itu langsung ada pemberitahuan dari mabes kepada keluarga di sini,”tambahnya.  

Baca juga: 2 Heli TNI AD Diterbangkan ke Oksibil untuk Cari Helikopter MI-17

Sebelumnya, helikopter MI-17 milik Penerbangan TNI AD dilaporkan hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, menuju Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura, Jumat (28/6/2019).

Helikopter yang tengah melakukan misi pendorongan logistik (dorlog) ke Pos Udara Pengamanan Perbatasan (Pamtas) di Distrik Okbibab dilaporkan membawa 12 orang terdiri dari 7 orang kru dan 5 personel Satgas Yonif 725/Wrg yang akan melaksanakan pergantian pos.

 

 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Obat Corona yang Didapatkan Pemprov Maluku dari China Hanya untuk Pasien Gejala Ringan

Regional
Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Terus Menurun

Regional
Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Kaget Dapat Bantuan Lagi, Risma: Saya Bersyukur, BIN Bantu Selesaikan Covid-19 di Surabaya

Regional
BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

BNPB Merilis 3 Daerah di Kepri yang Boleh Melaksanakan New Normal

Regional
Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Batal Berangkat, Calon Jemaah Haji Asal Cianjur Maklum dengan Kondisi

Regional
8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

8.328 Calon Jemaah Haji di Sumut Batal Berangkat, Uang Bisa Dikembalikan

Regional
Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Kronologi Video Viral Suami Aniaya Istri, Diduga karena Uang Belanja

Regional
Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Bukan PSBB, Kota Ambon Akan Terapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Regional
Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Risma Pamit, Ada 19 Nama Mendaftar ke PDI-P yang Siap Menggantikan

Regional
Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Ridwan Kamil Sebut Aktivitas di Sekolah Diprediksi Mulai Januari 2021

Regional
Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Seorang Warga Tergencet Batu Saat Mencari Pohon Serut, Proses Evakuasi 10 Jam, Korban Meninggal di Rumah Sakit

Regional
Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Suami Istri Kerja Sama Jebak Temannya lalu Dibunuh, Jasadnya Dibuang ke Parit

Regional
PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

PSBB Palembang Diperpanjang, Tempat Ibadah Boleh Digunakan

Regional
Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Cerita Bimo, Sapi Penurut Berbobot 900 Kg, Ditunggangi ke Minimarket, Laku Rp 85 Juta

Regional
Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Ridwan Kamil Tegaskan Belum Izinkan Obyek Wisata Jabar Dibuka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X