Pengacara Nurul Qomar Sebut Tuduhan Pemalsuan Ijazah Merupakan Kesalahpahaman

Kompas.com - 26/06/2019, 11:11 WIB
Pelawak Nurul Qomar atau Komar Empat Sekawan memberikan sambutan saat ia dilantik menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi di Brebes, Jawa Tengah, Kamis (9/2/2017). TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTOPelawak Nurul Qomar atau Komar Empat Sekawan memberikan sambutan saat ia dilantik menjadi Rektor Universitas Muhadi Setiabudi di Brebes, Jawa Tengah, Kamis (9/2/2017).

KOMPAS.com - Kuasa hukum pelawak Nurul Qomar, Furqon Nurjaman mengatakan, ada kesalahpahaman dalam perkara dugaan pemalsuan ijazah yang menyeret kliennya itu.

Qomar sebelumnya diamankan petugas kepolisian karena diduga memalsukan ijazah S2 dan S3 untuk mencalonkan sebagia rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus).

"Sudah kami ajukan permohonan agar tidak ditahan. Pertimbangannya, kasus ini ada kesalahpahaman terkait persoalan surat keterangan (S2 dan S3). Bukan pemalsuan ijazah. Selain faktor kesehatan (agar tidak ditahan)," kata Furqon, di Mapolres Brebes, Selasa (25/6/2019).

Baca juga: Alasan Kesehatan, Pelawak Nurul Qomar Dibebaskan

Furqon yakin surat keterangan lulus yang diberikan kliennya bukan palsu.

Pasalnya, dari keterangan Qomar, saat itu pihaknya sudah mengajukan disertasi dan siap sidang.

Saat ini Qomar telah dibebaskan setelah sebelumnya ditahan pihak kepolisian.

Diberitakan sebelumnya, pelawak yang juga seorang politisi Nurul Qomar, ditahan di Mapolres Brebes, Jawa Tengah. Qomar ditahan pada Senin (24/6/2019) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Brebes AKP Triagung Suryomicho saat dikonfirmasi membenarkan penahanan terhadap Nurul Qomar.

Baca juga: 4 Fakta Penangkapan Pelawak Nurul Qomar, Diduga Palsukan Ijazah untuk Jadi Rektor hingga Batal Ditahan

Pelawak tersebut terpaksa dijemput karena beberapa kali dipanggil tidak datang.

Menurutnya, Nurul Qomar merupakan tersangka kasus pemalsuan ijazah S2 dan S3. Dia memalsukan ijazah tersebut sebagai syarat mencalonkan Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus).

"Tersangka dilaporkan oleh Muhadi Setiabudhi terkait dugaan pemalsuan ijazah S2 dan S3 saat mencalonkan diri sebagai rektor," kata Kasat Reskrim.

Ijazah yang dipalsukan oleh tersangka diduga merupakan ijazah dari salah satu universitas di Jakarta.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Pengacara Ungkap Nurul Qomar Tak Lakukan Pemalsuan, Hanya Kesalahpahaman

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potret Sekolah Reot di Ujung Negeri Disulap Permanen oleh Para Serdadu

Potret Sekolah Reot di Ujung Negeri Disulap Permanen oleh Para Serdadu

Regional
Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Danau Tiga Warna Kembali Dibuka, Wisatawan Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

15 Jam Mengapung di Lautan Pakai Jeriken, 2 ABK Diselamatkan Tim SAR, Ini Ceritanya

Regional
Pemuda di Yogyakarta Sulap Saluran Irigasi Jadi Tempat Budi Daya Ikan

Pemuda di Yogyakarta Sulap Saluran Irigasi Jadi Tempat Budi Daya Ikan

Regional
Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Kisah Perawat Terpapar Covid-19, Isolasi 4 Bulan dan Fitnes Saat Bosan, Sembuh Setelah 11 Kali Test Swab

Regional
Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Ayah Cabuli Anak Tiri, Diduga Paksa Korban Menikah Tutupi Aib dan Ancam Ceraikan Istri

Regional
Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Cerita MTs Lubuk Kilangan, Sekolah Gratis yang Luluskan 100 Persen Siswa di SMA Negeri

Regional
Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Puluhan Pengungsi Rohingya Dipindahkan ke BLK Lhokseumawe

Regional
Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Fakta 37 Pasangan ABG Terjaring Razia di Hotel, Berawal dari Laporan Masyarakat, Diduga Hendak Pesta Seks

Regional
Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Jenazah Positif Corona Dimakamkan Tanpa Protokol Covid-19, 209 Orang Tes Swab Massal

Regional
Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Terombang-ambing 15 Jam, 2 ABK KM Ismail Jaya Ditemukan Selamat

Regional
Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahkan Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Cabuli Anak Tiri Selama 2 Tahun, Ayah di Pinrang Nikahkan Korban dengan Penyandang Disabilitas, Ini Motifnya

Regional
Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Terbawa Arus Sungai Usai Mendaki Gunung Tambusisi, Anggota Mapala Untad Meninggal

Regional
Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Gadis di Bawah Umur Dicabuli Ayah Tiri 2 Tahun, Lalu Dinikahkan, Diduga untuk Tutupi Aib

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Pelaku Pembunuhan Perempuan Muda di Palembang Sempat Cabuli Mayat Korban

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X