Getaran Gempa 7,4 Terasa hingga Kupang, Warga Berhamburan Keluar Rumah

Kompas.com - 24/06/2019, 12:26 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

KUPANG, KOMPAS.com - Gempa bermagnitudo 7,4 mengguncang wilayah Laut Banda, Senin (24/6/2019) pagi.

Getaran gempa dirasakan hingga sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kuatnya getaran gempa, membuat sebagian warga Kota Kupang, lari berhamburan keluar rumah dan tempat kerja.

Baca juga: Gempa Bermagnitudo 7,4 di Laut Banda, Tidak Berpotensi Tsunami

"Tadi kami yang berada di dalam kantor, lari keluar gedung karena getaran gempa kuat sekali," ungkap manager advedtorial sebuah media massa di Kota Kupang, Yoppy Lati, kepada Kompas.com, Senin siang.

Bukan hanya dirinya, lanjut Yoppy, karyawan perusahan mangan yang berada di lantai lima dan pegawai perusahaan susu di lantai tiga gedung Graha Pena Kupang, lari keluar ruangan.

"Begitu goyang kami langsung lari keluar ruangan, sehingga kami tidak hitung durasi gempa tadi," ujar Yoppy.

Yoppy mengaku, tidak ada kerusakan bangunan yang ditimbulkan akibat gempa itu.

Baca juga: Gempa 7,4 di Maluku, BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Hoaks Gempa Susulan

Sebelumnya, Kepala Stasiun Geofisika Kampung Baru Kupang Robert Owen Wahyu kepada Kompas.com, mengatakan, gempa itu terjadi pada pukul 10.53 Wita.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan magnitudo 7,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi magnitudo 7,4," ujar Robert, kepada Kompas.com.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Pemerintah Daerah Ini Sediakan WiFi Gratis 24 Jam Bagi Pendaftar CPNS

Regional
APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

APBD Jateng 2020 Disahkan Sebesar Rp 28,3 Triliun

Regional
Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Trans Jateng Diprotes Awak Mikrobus di Purbalingga, Begini Respons Pemprov

Regional
Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Hujan dan Angin Kencang di Banyuasin, 83 Rumah Rusak

Regional
Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Pelaku Penggelapan Dana Nasabah BNI Ambon Kirim Toyota Alphard ke Temannya di Surabaya

Regional
Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Lukai 6 Orang, Ini Nama-namanya

Regional
Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Sungai Anyar di Solo Tercemar Limbah Detergen

Regional
Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Nasib Warga di Daerah Rawan Bencana di Sukabumi Tunggu Hasil Kajian Badan Geologi

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Seluruh Driver Ojol yang Masuk ke Mapolresta Samarinda Diperiksa

Regional
Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Sosok Djaduk Ferianto di Mata Dewa Budjana, Juki Kill The DJ, hingga Syaharani

Regional
Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Pasca-bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Linmas di Surabaya Dilengkapi Rompi Anti-Peluru

Regional
Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Pendaftar CPNS di Jatim Capai 2.362, Tertinggi Ketiga Nasional

Regional
8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

8 Kabupaten Kota di Jabar Rawan Pelanggaran Pilkada, Mana Saja?

Regional
Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Sering Pergi Pagi Pulang Tengah Malam

Regional
Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Sekolah Terendam Banjir, Siswa MTsN Matangkuli Terpaksa Diliburkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X