Nasib Setya Novanto di Gunung Sindur, Tak Boleh Dijenguk Sebulan hingga Diawasi 350 CCTV

Kompas.com - 19/06/2019, 08:23 WIB
Foto terpidana kasus korupsi Setya Novanto yang beredar di dunia maya. Ia keperkog tengah pelesiran di suatu toko bangunan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (14/6/2019) kemarin. istimewaFoto terpidana kasus korupsi Setya Novanto yang beredar di dunia maya. Ia keperkog tengah pelesiran di suatu toko bangunan di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (14/6/2019) kemarin.

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Selama menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas ll B Gunung Sindur, terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto tidak boleh dikunjungi keluarga selama satu bulan.

Selain itu, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham memutuskan, tidak ada hukuman tambahan bagi Setnov. Meski demikian, Ditjen Pemasyarakatan mencabut sementara hak Setnov sebagai narapidana.

Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas llB Gunung Sindur, Agus Salim, membenarkan pemberlakuan jam besuk di rutan sesuai standar operasional prosedur (SOP) sehingga tidak boleh ada perlakuan khusus terhadap Setnov.

Baca juga: Menkumham Harap Setya Novanto Tobat Setelah Dipindah ke Rutan Gunung Sindur

Ia menegaskan, mantan Ketua DPR RI tersebut bahkan tidak boleh dijenguk oleh siapa pun, baik istri maupun kerabat-kerabatnya selama satu bulan penuh.

"Besuk dari keluarga belum bisa, selama satu bulan enggak boleh. Jadi, enggak ada spesial untuk dia (Setnov) sama seperti tahanan lain," kata Agus, kepada Kompas.com, Selasa (18/6/2019).

Agus menyebut, Setnov yang saat ini mendekam di rutan blok A kamar 1.4 mendapat pemantauan selama 24 jam nonstop melalui 350 closed circuit television ( CCTV) untuk memantau langsung pergerakan Setnov.

Rutan yang lokasinya berseberangan dengan Lapas Gunung Sindur ini memiliki tingkat keamanan high risk one man one cell dan didominasi oleh tahanan teroris.

"Kaitan dengan Pak Setnov itu di Rutan Gunung Sindur blok A kamar 1.4 high risk (satu sel tahanan hanya diisi oleh satu orang) ada 350 CCTV yang memantau lengkap dengan operatornya," ujar dia.

Seperti diketahui, majelis hakim pengadilan tindak pidana korupsi telah menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Setya Novanto.

Setnov terbukti bersalah dalam kasus korupsi e-KTP tahun anggaran 2011-2013 yang merugikan negara lebih dari Rp 2,3 triliun.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Nikah Massal, Kakek dan Nenek Ini Senang Akhirnya Pernikahannya Tercatat

Ikuti Nikah Massal, Kakek dan Nenek Ini Senang Akhirnya Pernikahannya Tercatat

Regional
Stok Sudah Siap, Ekspor Beras ke Arab Saudi Tunggu Administrasi

Stok Sudah Siap, Ekspor Beras ke Arab Saudi Tunggu Administrasi

Regional
Perkosa Remaja Keterbelakangan Mental hingga Hamil, Kakak Beradik di Sumbawa Ditangkap

Perkosa Remaja Keterbelakangan Mental hingga Hamil, Kakak Beradik di Sumbawa Ditangkap

Regional
Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Anggota TNI Gadungan Diciduk Saat Curi Sepeda Motor Warga

Regional
Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Sering Lihat Luka Lebam dan Sundutan Rokok, Guru Telah Menduga SW Jadi Korban Penganiayaan

Regional
Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Empat Tersangka Pemerkosaan Siswi SMA di Maluku Diserahkan ke Jaksa

Regional
Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Bentrok TNI-Polri di Tapanuli Utara, Kapolda Sumut: Hanya Kesalapahaman

Regional
Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Pembuang Sajen ke Bengawan Solo Divonis Hukuman Percobaan

Regional
Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Perahu Rombongan Pengantar Jenazah di Papua Terbalik, 5 Orang Tewas

Regional
'Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas'

"Kakiku Pernah Dijepit Kasur, Punggung Digigit Ayah, Ibu Dilempar Kipas"

Regional
Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Diduga Dukung Calon Petahana, Camat dan Kades Dilaporkan ke Bawaslu Jember

Regional
Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Tahanan Wanita yang Kabur Akan Menghadapi Sidang Putusan di PN Bandung

Regional
Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Jatinangor Sumedang Diterjang Banjir 1 Meter Lebih, Warga Panik

Regional
Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Edarkan 32 Paket Sabu, Pegawai Kafe di Cianjur Ditangkap

Regional
TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

TNI-Polisi Bentrok di Tapanuli Utara, Pangdam Bukit Barisan Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X