KPK Soroti 49 Izin Usaha Pertambangan Timah Tanpa CNC di Bangka Belitung

Kompas.com - 18/06/2019, 13:54 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di sela-sela buka puasa bersama masyarakat sipil di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2019).  DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang di sela-sela buka puasa bersama masyarakat sipil di Gedung Penunjang KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2019).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyoroti soal penerima izin usaha pertambangan yang sertifikasi clean and clear (CNC) bermasalah di Kepulauan Bangka Belitung.

"Tahun ini kami intensif mengawasi pertambangan ini, seperti masalah CNC. Ada tim wilayah nanti yang akan bekerja," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat jumpa pers di Pangkal Pinang, Selasa (18/6/2019).

Dia memastikan, aktivitas pertambangan harus memiliki legalitas yang jelas dan kontribusinya bagi negara.

"Di sudut mana pun tanah ini harus jelas aktivitasnya. Manfaatnya kepada negara harus ada," kata Saut.


Baca juga: Gubernur Sulteng Sambangi KPK Bahas Izin Usaha Pertambangan Bermasalah

Menurut Saut, keberadaan pertambangan timah sejak lama menjadi perhatian karena banyak laporan yang masuk ke KPK.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah tak menampik terkait perusahaan non-CNC yang memegang izin usaha pertambangan.

"Jumlahnya ada 49, dimana 44 habis masa berlakunya. Satu dalam proses dan empat lainnya sepertinya tidak diperpanjang," kata Abdul.

Pemerintah daerah kata Abdul, tetap mendorong pelaku usaha untuk melengkapi persyaratan yang diperlukan agar bisa melaksanakan usaha produksi maupun ekspor.

Baca juga: Kasus Nur Alam, KPK Kembali Periksa Pemilik Izin Usaha Pertambangan

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Murid SMPN di Sleman yang Hanyut Saat Sisir Sungai Ditemukan Meninggal

Empat Murid SMPN di Sleman yang Hanyut Saat Sisir Sungai Ditemukan Meninggal

Regional
Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Polres Jember Cari Penyebar Hoaks Penculikan Anak yang Bikin Resah

Regional
Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Kronologi Ratusan Siswa SMP di Sleman Terseret Arus Saat Susur Sungai

Regional
Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Dugaan Korupsi Pembangunan Laboratorium Kesehatan, 1 Orang Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Sedang Angkat Barang, Senjata Personel TNI Dirampas Warga Puncak Jaya

Regional
Berupaya Kabur, Bandar Sabu di Timika Ditembak Polisi

Berupaya Kabur, Bandar Sabu di Timika Ditembak Polisi

Regional
Kronologi Warga di NTT Tersambar Petir, Bermula Ingin Berteduh hingga 2 Orang Tewas Ditempat

Kronologi Warga di NTT Tersambar Petir, Bermula Ingin Berteduh hingga 2 Orang Tewas Ditempat

Regional
Hanyut Saat Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Sedang Ikut Kegiatan Pramuka

Hanyut Saat Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Sedang Ikut Kegiatan Pramuka

Regional
Bawaslu Babel Temukan 13 Calon PPK Terindikasi Terlibat Partai Politik

Bawaslu Babel Temukan 13 Calon PPK Terindikasi Terlibat Partai Politik

Regional
Pembakar Rumah Penyalur TKW di Dompu Dikenakan Pasal Berlapis

Pembakar Rumah Penyalur TKW di Dompu Dikenakan Pasal Berlapis

Regional
Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus Banjir

Susur Sungai, Ratusan Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus Banjir

Regional
Masuk Tahapan Verifikasi, KPU Mojokerto Belum Terima Berkas Dukungan dari Calon Independen

Masuk Tahapan Verifikasi, KPU Mojokerto Belum Terima Berkas Dukungan dari Calon Independen

Regional
Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Curi Uang Rp 11 Juta, ART Rekayasa Perampokan dan Penyekapan Bayi 10 Bulan

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Kasus Dugaan Korupsi Asrama Haji di Jambi, Negara Rugi Rp 11 Miliar hingga 90 Tv Raib

Regional
Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Pilkada di NTT, Tiga Calon Perseorangan Sudah Kirim Syarat Dukungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X