PPDB Banyak Orangtua Mendaftar dari Subuh, Ini Penjelasan Disdik Jabar

Kompas.com - 17/06/2019, 16:34 WIB
Para orangtua siswa saat mengantre dalam proses PPDB 2019 di SMA Negeri 5 Bandung, Jalan Belitung, Senin (17/6/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPara orangtua siswa saat mengantre dalam proses PPDB 2019 di SMA Negeri 5 Bandung, Jalan Belitung, Senin (17/6/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika menanggapi soal banyaknya orangtua siswa yang datang dari subuh dalam proses Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB).

Dewi mengatakan, datang lebih awal tak menjadi patokan diterimanya siswa di sekolah tujuan.

"Karena memang ada Permen dari Kemendikbud yang menyatakan apabila nilainya sama nanti penilaiannya pindah ke pendaftar yang pertama kali," ujar Dewi saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (17/6/2019).

Baca juga: Serentak untuk 3 Jalur, PPDB SMA di Lampung Dimulai Hari Ini


Namun, sambung Dewi, situasi itu sangat kecil terjadi mengingat ada kombinasi antara jarak (zonasi) dengan nilai hasil ujian nasional. Terlebih, kata Dewi, waktu penerimaan pendaftar pun dibatasi hingga pukul 14.00 WIB.

"Tapi itu akan kecil kemungkinannya khususnya untuk yang jalur kombinasi, dihitung antara jarak dan NHUN. Kalau yang jarak itu sudah pasti beda-beda. Tadi sudah disampaikan panitia, kemampuan kita memasukan data pukul 14.00 tutup. Nomor antrean berlaku tapi silakan mereka datang besok. Dibatasi karena kalau sampai malam kasihan juga mereka," tuturnya.

Dewi menambahkan, dari hasil pantauan sementara proses PPDB di Jawa Barat berjalan cukup lancar. Salah satu yang menjadi atensi yakni besarnya animo masyarakat yang akan mendaftarkan anaknya. Hal itu wajar karena dari 774.000 lulusan SMP yang diterima di negeri hanya 281.950 siswa.

"Jadi beberapa sekolah saya tadi pagi bersama Pak Wagub ke SMA 8 dan SMK 3. Artinya memang ada kecenderungan mereka ingin mendaftar di hari pertama. Jadi antusiasme membeludak," kata Dewi.

Baca juga: Warga Terjatuh Saat Berebut Nomor Antrean PPDB di Bogor

"Kami juga melakukan video conference bersama dengan beberapa sekolah di Jabar, di Cianjur, Depok. Persiapan mereka cukup bagus. Insyaallah. Kelihatannya di hari pertama ini masalahnya tadi antusiasme yang membeludak," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Fakta Pria di Katingan Penggal Kepala dan Sodomi Siswa SD, Berawal dari Korban Minta Rokok ke Pelaku

Regional
Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Jawaban Bobby Nasution soal Tudingan Tengah Membangun Politik Dinasti

Regional
Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Kronologi Polisi Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Pamerkan Alat Kelamin ke Mahasiswi, Pria di Yogyakarta Ditangkap

Regional
Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Setelah Tusuk Istri hingga Tewas, Pria Ini Kabur Lewat Jendela Kamar

Regional
Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Diguyur Hujan Deras, 94 KK di Bitung Terdampak Banjir

Regional
Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Kesal Ditegur, 3 Warga di Makassar Tikam Petugas Siskamling

Regional
Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Gerebek Gudang Penyimpanan Narkotika di Medan, BNN Sita Puluhan KIlogram Sabu

Regional
17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

17.000 Pelanggan PDAM Lamongan Terdampak Sungai Bengawan Solo yang Tercemar

Regional
Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Pelaku Teror Bom di Palembang ternyata Seorang Pelajar SMA

Regional
Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Sempat Surut, Banjir Kembali Rendam Permukiman Warga di Rokan Hulu Riau

Regional
4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

4 Fakta Wanita Tewas di Sebuah Indekos di Medan, Cemburu hingga Dibunuh Kekasih

Regional
Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Polisi yang Terluka di Depan Bank Dibacok karena Ganggu Istri Anggota TNI

Regional
18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

18 Tahun Kakak Beradik Memilih Mengurung Diri di Rumah, Kulit Melepuh Saat Terkena Matahari

Regional
Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Polisi yang Ditemukan Terluka di Depan Bank Ternyata Dibacok Anggota TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X