Pemilik Sebut Hoaks Informasi Kuda Terkapar karena Lelah, Minta Postingan yang Viral Dihapus

Kompas.com - 15/06/2019, 07:05 WIB
Nurdiansyah, pemilik kuda Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/6/2019).KOMPAS.com/CYNTHIA LOVA Nurdiansyah, pemilik kuda Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Jumat (14/6/2019).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Foto seekor kuda delman yang terkapar di jalan di depan Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (9/6/2019) viral di media sosial.

Disebutkan kuda tersebut membawa penumpang melebihi kapasitas hingga kelelahan dan akhirnya terjatuh di jalan.

Pemilik kuda, Nurdiansyah (35), membenarkan peristiwa itu terjadi di lokasi penyewaan delman Stadion Pakansari. Namun, kronologinya tak seperti di media sosial.

Dia meminta kepada pihak pengunggah dan yang memviralkan agar datang ke kandang kuda miliknya. Ia pun berharap agar postingan itu dihapus untuk menghindari fitnah.

"Yang viralin sama yang hujat datang ke sini biar tahu fakta sebenarnya. Lagipula kuda ini juga sudah sehat enggak ada pingsan sampai mati gitu, enggak benar itu, hoaks," ujarnya saat diwawancarai Kompas.com di Jalan Kesadaran, Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Jumat (14/6/2019).

Baca juga: Cerita Pemilik tentang Kuda Abi yang Viral karena Terkapar di Stadion Pakansari

Nur mengatakan, delman tersebut dikemudikan oleh seorang pelajar SMP bernama Dio (15) yang memang sudah terlatih. Dio duduk di kelas 3 SMP.

"Sopirnya bocah, namanya Dio anak SMP kelas 3 tapi dia sudah bisa (pengalaman), cuma lagi apes saja," katanya.

Ia menyebut kuda sengaja dijatuhkan oleh kusir demi menghindari tabrakan dengan mobil yang sedang diparkir. 

Keputusan Dio menjatuhkan kuda tersebut dinilainya tepat karena jika tidak, akan menabrak mobil dan membuat kuda bernama Abi (8) itu mengalami luka hingga berujung kematian. Nur mengaku jumlah penumpang pun tidak melebihi kapasitas. 

Baca juga: Viral Foto Beruang Madu Kurus di Kebun Binatang Sinka Island Park, Ini Langkah BKSDA

Kemudian kata dia, pada saat itu Dio sedang tidak beruntung lantaran penumpang melanggar aturan.

Ia ingin warga yang mengabadikan dan menviralkan foto itu harus mengetahui fakta yang sebenarnya.

"Penumpang juga salah dia ngegebuk pantatnya jadi larinya kencang, sudah kita bilangin padahal. Kuda itu jatuh karena kusir (Dio) sengaja untuk menghindari mobil kalau nabrak kudanya mati ganti rugi mobil. Kusirnya termasuk pintar dia jatuhin kalau enggak gitu kuda bisa mati," paparnya.

Dia mengatakan, sang kusir dan penumpang sudah menyelesaikan insiden. Pihaknya juga mengklaim telah bertanggung jawab terhadap tiga penumpang tersebut.

"Ada yang luka ke rumah sakit tapi enggak ada yang datang saat itu. Dio juga sudah sembuh tapi kita izinin enggak boleh narik," tuturnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X