Fakta di Balik Rencana Uji Coba Malioboro Steril dari Kendaraan Bermotor, Hanya Satu Hari hingga Rekayasa Lalu Lintas

Kompas.com - 14/06/2019, 19:33 WIB
Sore hari di Jalan Malioboro yang legendaris, Sabtu (12/3/2018). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIASore hari di Jalan Malioboro yang legendaris, Sabtu (12/3/2018).

KOMPAS.com - Selasa Wage yang jatuh pada tanggal 18 Juni 2019 merupakan uji coba pertama Jalan Malioboro bebas kendaraan bermotor.

Sekretaris Daerah DIY Gatot Saptadi menuturkan, pemilihan hari itu bertepatan dengan para pedagang Malioboro yang libur selama sehari.

Sebelum melakukan uji coba, pihak Dinas Perhubungan DIY berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, khususnya lalu lintas, hingga Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Sementara itu, uji coba tersebut diharapkan memberi masukan tentang dampak positif dan negatif dari konsep semi pedestrian di Jalan Malioboro.

Berikut ini fakta lengkapnya:

1. Tujuan uji coba semi pedestrian Jalan Malioboro

Sekda DIY Gatot Saptadi saat ditemui disela Silaturahmi dan Syawalan Gubernur DIY Tahun 1440 H / 2019 M, di Pendopo Parasamya Kabupaten Bantul Kamis (13/6/2019)KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Sekda DIY Gatot Saptadi saat ditemui disela Silaturahmi dan Syawalan Gubernur DIY Tahun 1440 H / 2019 M, di Pendopo Parasamya Kabupaten Bantul Kamis (13/6/2019)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gatot berharap, dari uji coba yang dilakukan, nanti pihaknya bisa mengetahui dampak dan penanganan yang tepat jika kawasan Malioboro benar-benar steril dari kendaraan.

Dia mengakui, saat ini banyak polemik yang muncul di tengah masyakarat. Semisal ketakutan toko tidak akan laku. Hal itu akan terungkap saat dilakukan uji coba.

"Kalau cuma di atas meja gini, manis sekali teorinya. Begitu diterapkan banyak hal di luar prediksi kita," ucapnya.

Baca juga: 5 Fakta Kendaraan Dilarang Melintas di Malioboro, Masih Uji Coba hingga Dikritik Pengusaha

2. Dishub Yogyakarta: "Malioboro agar bisa beristirahat"

Bola-bola silver yang menghiasi Jalan Malioboro yang melegenda, Sabtu (12/3/2018).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Bola-bola silver yang menghiasi Jalan Malioboro yang melegenda, Sabtu (12/3/2018).

Uji coba semi pedestrian Malioboro diputuskan dilaksanakan tanggal 18 Juni 2019, bersamaan dengan kegiatan Selasa Wage.

"Sudah diputuskan tadi, uji coba akan dilaksanakan pada tanggal 18 Juni," ujar Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Sapto Rahardjo usai rapat di Kantor Sekda DIY, Kompleks Kepatihan, Kamis (13/6/2019).

Sigit menjelaskan, uji coba semi pedestrian Malioboro ini bersamaan dengan kegiatan Selasa Wage.

Di mana setiap Selasa Wage, seluruh pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro tidak beraktivitas atau tutup. Termasuk pedagang asongan dan seniman jalanan dilarang beraktivitas.

"Ya Malioboro biar bisa istirahat," ungkapnya.

Baca juga: 4 Hal Baru yang Bakal Ada di Malioboro Yogyakarta

3. Rekayasa lalu lintas selama uji coba

Sebanyak 27 pelaku seni dan budaya yang tergabung dalam sanggar, grup, dan kelompok mengikuti pawai di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (27/7/2017). Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-29 digelar mulai 27 Juli 2017 sampai 13 Agustus 2017.KOMPAS.COM/TEUKU MUH GUCI S Sebanyak 27 pelaku seni dan budaya yang tergabung dalam sanggar, grup, dan kelompok mengikuti pawai di Jalan Malioboro, Kota Yogyakarta, Kamis (27/7/2017). Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) ke-29 digelar mulai 27 Juli 2017 sampai 13 Agustus 2017.

Sigit menjelaskan, selama uji coba semi pedestrian, yang diperbolehkan melintas di Jalan Malioboro adalah becak, andong dan sepeda.

Namun demikian, kendaraan umum Trans Jogja dan kendaraan pelayanan masyarakat, seperti truk sampah, mobil ambulan, dan pemadam kebakaran tetap diperbolehkan melintas.

"Uji coba dimulai pukul 06.00 Wib sampai pukul 21.00 WIB," tegasnya.

Menurutnya, saat uji coba, tidak semua jalan di sirip-sirip Malioboro akan ditutup.Jalan Suryatmajan di selatan Kantor Gubernur DIY/Kepatihan hingga Jalan Pajeksan masih bisa dilewati.

"Masih bisa melintas di depan DPRD, Malioboro Mall langsung belok ke Jalan Dagen. Masih ada rekayasa lalu lintas yang masih dibenahi, salah satunya akses ke Gedung Agung, Polresta dan Korem," ungkapnya.

Baca juga: Selasa Wage, Uji Coba Malioboro Yogyakarta Bebas Kendaraan Bermotor

4. Ingin tonjolkan Malioboro sebagai ikon Yogyakarta

Dua ekor Gajah dari Kebun Binatang Gembiraloka saat melintas di Jalan Malioboro mengawal Gunungan yang dibawa ke Kantor Kepatihan.KOMPAS.com / Wijaya Kusuma Dua ekor Gajah dari Kebun Binatang Gembiraloka saat melintas di Jalan Malioboro mengawal Gunungan yang dibawa ke Kantor Kepatihan.

Menurut Gatot, evaluasi ini untuk melihat sisi ekonomi dan termasuk lalu lintasnya.

"Dari uji coba itu kami evaluasi, melihat ekonominya, lalu lintasnya, parkirnya. Ya kalau lancar, seminggu sekali bisa, tapi yang jelas kami uji coba dulu," tandasnya.

Menurut dia, tujuan dari konsep semi pedestrian ini untuk lebih menonjolkan Malioboro sebagai ikon Yogyakarta. Selain itu, agar wisatawan lebih nyaman saat berwisata di Malioboro.

"Destinasi berbagai aktivitas, ya belanja, kesenian juga ada disitu. Konsentrasi full di situ, kami jalan ke Malioboro dengan melihat berbagai aktivitas kan luar biasa," ungkapnya.

Baca juga: Segera Diuji Coba, Kendaraan Dilarang Melintas di Malioboro Yogyakarta

5. Rambu-rambu lalu lintas segera disiapkan 

Sigit menegaskan, pihaknya telah menyiapkan rambu-rambu petunjuk arah untuk mendukung uji coba semi pedestrian Malioboro. Dishub kabupaten/kota juga siap mendukung jika ada kekurangan.

"Sudah kami siapkan, rambu-rambu penujuk arah untuk Lebaran kemarin bisa dipakai. Kalau kurang nanti dishub kabupaten/kota akan backup juga dengan rambu-rambu yang dipakai Lebaran kemarin," ucapnya.

Seperti diketahui, pada hari Selasa (18/6/2019), Pemerintah Kota Yogyakarta akan menggelar uji coba semi pedestrian Jalan Malioboro selama satu hari. 

Sumber: KOMPAS.com (Wijaya Kusuma, Markus Yuwono)



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Dapat Kejutan, Ganjar Pranowo Terima Baju Adat dari Masyarakat Tobelo

Regional
Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Antusiasme Warga Pulau Parang Sambut Ganjar Pranowo

Regional
Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Persiapan Matang, Kontingen Papua Optimistis Bisa Masuk 5 Besar PON XX

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.