Dampak Abu Vulkanik Gunung Sinabung, Siswa SD Belajar Gunakan Masker

Kompas.com - 11/06/2019, 19:48 WIB
Suasana proses belajar mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, Selasa (11/6/2019). Kompas.com / Hendri setiawanSuasana proses belajar mengajar di salah satu sekolah dasar (SD) yang terdampak abu vulkanik erupsi Gunung Sinabung, Selasa (11/6/2019).

KABUPATEN KARO, KOMPAS.com- Abu vulkanik dari erupsi Gunung Sinabung masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Karo, Sumatera Utara ( Sumut), Selasa (11/6/2019).

Salah satu desa terdampak yaitu Desa Sukandebi, Kecamatan Naman Teran.

Abu vulkanik mengakibat proses belajar di salah satu sekolah di desa tersebut, sekolah dasar negeri (SDN) 040480 Sukandebi terganggu.

Seluruh murid dan guru di sekolah tersebut terlihat menggunakan masker.


Kepala sekolah SDN 040480 Ganti Sitepu mengatakan, abu vulkanik yang melanda sekolah tersebut sejak Minggu sore membuat sekolah yang sedang melaksanakan ujian terganggu.

Namun, baik ujian maupun proses belajar masih tetap berlangsung. 

"Memang abu ini mengganggu sikit, tapi enggak pala kali, karena abunya hanya di lapangan. Apalagi anginnya enggak kencang jadi tidak sampai masuk ke kelas abunya," ujar Ganti, di lokasi, Selasa (11/6/2019).

Baca juga: Fakta Erupsi Gunung Sinabung, Tinggi Kolom Abu 7.000 Meter hingga Hujan Abu Sampai ke Aceh

Masker yang digunakan para siswa didapatkan dari pemerintah desa. Para siswa diimbau untuk terus menggunakan masker selama debu vulkanik masih ada. 

Seorang murid, Rina Setiawan mengaku terganggu dengan adanya abu di sekitar sekolah.

Namun, dirinya mengatakan dengan kondisi ini tidak lantas mengganggunya untuk menyelesaikan soal-soal ujian yang diberikan.

Murid lainnya, Jodi Kresma Sembiring mengaku dengan memakai masker saat ujian konsentrasinya sedikit terganggu. 

"Sedikit terganggu kalau pakai masker ini telinga jadi agak gatal," katanya.

Baca juga: Dampak Abu Vulkanik Sinabung, Warga Memilih Berdiam di Rumah

Erupsi Gunung Sinabung yang terjadi pada Minggu pekan lalu mengakibatkan sejumlah desa terdampak abu vulkanik.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Pemdaprov Jabar Dukung Pemberdayaan Ekonomi Melalui UP2K

Regional
Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Ganjar: Ramalan Santri Tentang Prabowo Jadi Kenyataan

Regional
Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Mampu Selesaikan Tantangan Gubernur Banten, 2 Santri Diberangkatkan Umroh

Regional
Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Cerita di Balik Densus 88 Diminta Lepas Sepatu Saat Geledah Kos Terduga Teroris

Regional
Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Polisi Tangkap Pria yang Tusuk Mata 4 Kucing dengan Kayu di Pontianak

Regional
Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Bandung Dilanda Angin Kencang, Begini Penjelasan BMKG

Regional
Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Kronologi Bentrok di UNM yang Berujung Penikaman 2 Mahasiswa

Regional
Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Status Gunung Tangkuban Parahu Normal, Ridwan Kamil: Kita Viralkan

Regional
Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Hujan Guyur Sumatera Barat, Kualitas Udara Mulai Membaik

Regional
Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Kisah Reza, Anak Sopir Lulus ITB IPK 3,98: Pernah Dihina karena Ibu Tak Kerja hingga Jajan Rp 5.000 Per Hari

Regional
Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Dampak Angin Kencang di Sejumlah Daerah, Satu Warga Tewas hingga Ratusan Mengungsi

Regional
Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Angin Kencang di Magelang: Fenomena Tak Biasa, Ribuan Warga Mengungsi hingga Status Tanggap Darurat

Regional
Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Dua Gunung di Karawang Selatan Terbakar

Regional
5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

5 Fakta Kerusuhan Pertandingan PSIM vs Persis, Mobil Polisi Dibakar hingga Sweeping Suporter

Regional
Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Anggaran Bansos Naik 4 Triliun, Kemensos Ajak Satgas SPIP Kawal Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X