Menhan: Tim Mawar Sudah Selesai, Jangan Dikaitkan dengan TNI

Kompas.com - 11/06/2019, 15:48 WIB
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat menemui wartawan usai bersilahturahmi dengan Buya Syafii MaarifKOMPAS.com / WIJAYA KUSUMA Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu saat menemui wartawan usai bersilahturahmi dengan Buya Syafii Maarif

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menanggapi terkait tim mawar yang diduga terlibat dalam kerusuhan 21-22 Mei 2019.

Tanggapan ini disampaikan Ryamizard Ryacudu usai bersilahturami dengan Buya Syafii Maarif.

Baca juga: Mantan Komandan: Tim Mawar Sudah Bubar Sejak 1999

" Tim Mawar kan sudah selesai. Sudah ada hukuman dan segala macam itu," ujarnya usai bertemu dengan Buya Syafii Maarif, Selasa (11/06/2019).

Ryamizard Ryacudu meminta agar jangan membangkit-bangkitkan lagi isu tentang tim Mawar. Namun demikian, jika ada dugaan keterlibatan pada kerusuhan 21-22 Mei 2019 maka itu wewenang dari pihak kepolisian yang mengusut.

Tim Mawar lanjutnya, dahulu memang TNI. Hanya saja, saat ini sudah tidak ada lagi kaitanya dengan institusi TNI.

Baca juga: Polri Dalami Keterlibatan Tim Mawar dalam Kerusuhan 21-22 Mei

Karenanya, Ryamizard Ryacudu meminta agar jangan dikait-kaitkan dengan institusi TNI.

"TNI tidak ada urusanya dengan tim itu (tim mawar), itu tim lain walaupun dulu TNI. TNI sekarang lain lah, jadi jangan dikait-kaitkan, tidak baik nanti," pungkasnya.



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Heboh Paus Terdampar di Geopark Ciletuh, Tubuh Penuh Luka hingga Jadi Tontonan Warga

Regional
Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Kemarau Datang Lebih Awal, 7.000 Warga Terdampak Kekeringan

Regional
Cerita Dahlan Sang Petugas 'Cleaning Service', Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Cerita Dahlan Sang Petugas "Cleaning Service", Menangis Haru Saat Dihadiahi Umrah

Regional
Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Hutan Bukit Kondo di Taman Nasional Gunung Rinjani Terbakar

Regional
Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Ribuan Orang Bakal Banjiri Kota Semarang Bulan Depan

Regional
Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Pleidoi Bahar Bin Smith Ditolak, Jaksa Menilai Penasihat Hukum Kurang Cermat Urai Tuntutan

Regional
PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

PAN Siapkan 3 Nama untuk Bertarung di Pilgub Sumbar 2020

Regional
Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Kecewa Anak dan Cucunya Ditelantarkan, Pria Ini Bunuh Menantunya

Regional
Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Fakta Pabrik Korek Api yang Terbakar, Pekerja Digaji Rp 500 Ribu per Bulan hingga Pekerjakan Anak

Regional
Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Beredar Kabar Jenazah Mantan Striker Persis Ditemukan, SRI Susuri Semua Pantai Kulon Progo

Regional
Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Selingkuh, Tiga ASN Papua Barat Akan Disidang Kode Etik

Regional
Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Abang Angkat Pelaku Pembunuhan Balita 1,8 Tahun Dijerat Pasal Berlapis

Regional
Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Pria Ini Tawarkan Istri untuk Layanan Seks Menyimpang Bertarif Rp 3 Juta

Regional
Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Anak Korban Tragedi Truk Terjun ke Jurang Terpukul, Mengaku sedang Mendaftar SMK...

Regional
2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

2 Hari Terombang-ambing di Laut, 3 Nelayan Ditemukan Selamat

Regional

Close Ads X