Tak Pulang Semalaman, Pria Ini Ditemukan Tewas Tanpa Kepala dan Kedua Lengan

Kompas.com - 06/06/2019, 15:34 WIB
Ilustrasi jenazah. Ilustrasi jenazah.


INDRALAYA, KOMPAS.com - Karoman bin Burhanudin (40) warga Desa P Sinang Mas, Kecamatan Sungai Pinang Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ditemukan warga yang mencarinya dalam kondisi tewas dengan kondisi leher dan kedua belah lengan putus Kamis (6/6/2019) sekitar pukul 10.00 WIB.

Karoman sebelumnya tak pulang ke rumah setelah sebelumnya pamit mencari ikan di sungai pada Rabu (6/6/2019).

Baca juga: Mobil Pickup Masuk Jurang, Empat Penumpang Tewas

Kanitres Polsek Tanjung Raja Iptu Herman yang dikonfirmasi via telepon selular membenarkan adanya temuan mayat yang diduga korban mutiliasi tersebut.

Herman mengatakan, Karoman ditemukan oleh warga yang sengaja mencari, sebab sejak semalam Karoman tidak pulang.

"Jasat Karoman ditemukan di Simpang Kohar tak jauh dari tempat jualan kelapa muda," ujar dia.

Saat ini jasad sudah dievakuasi dan menunggu tim Inafis Polda Sumsel untuk mengidentifikasi mayat tersebut.

Baca juga: Remaja Tewas Dianiaya Saat Acara Pesta di Kupang

"Ya kami sedang menunggu tim Inafis Polda Sumsel," kata dia.

Kasus penemuan mayat itu saat sedang didalami aparat Polisi dari Satuan Reskrim Polsek Ogan Ilir dan Polsek Tanjung Raja. 



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Detik-detik Tim SAR Temukan Helikopter yang Hilang Kontak, Semua Kru Selamat

Regional
Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Melihat Kehidupan Isolasi di Wisma Atlet, dari Order Makanan hingga Tangisan

Regional
Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Erdi Dabi Tabrak Polwan hingga Tewas, PKB Pertimbangkan Tarik Dukungan di Pilkada

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 18 September 2020

Regional
Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Bos PO Pelangi Diduga Terlibat Sindikat Narkoba, Modifikasi Bus Simpan Sabu 13 Kilogram

Regional
93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

93 Pasien Corona di Kepri Dinyatakan Sembuh

Regional
Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Sultan HB X soal Konser Musik Diizinkan untuk Kampanye: Terserah KPU Saja

Regional
Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Orang Pertama di Klaster Corona RSUD Pontianak Jarang Pakai Masker

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpang, Sempat Melawan Lalu Lompat dari Mobil

Regional
Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Dari 1.000 Penumpang Pesawat hanya 90 Orang Tes Swab Gratis di Bandara Minangkabau

Regional
Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Kepala Satpol PP Minta Maaf 6 Mahasiswa Terluka Saat Demo di Kantor Bupati Bogor

Regional
Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Khofifah: Saya Tahu Beban Guru Tambah Berat Menyiapkan Materi Belajar Daring

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 18 September 2020

Regional
ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

ASN di Banyumas Dilarang Pakai Masker Scuba

Regional
Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Penyerangan Syekh Ali Jaber, Polisi Temukan Unsur Kebencian, Pengamat: Ada Indikasi ke Kelompok Radikal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X