Cerita Warga Binaan yang Bebas Saat Lebaran, Ingin Jadi Ayah yang Baik dan Jalani Hidup Baru

Kompas.com - 05/06/2019, 16:47 WIB
Taufik Kanu (35) salah satu WBP yang mendapatkan RK II dinyatakan bebas saat ditemui Tribun Bali usai salat Ied di Lapas Kerobokan Kelas II A, Badung, Rabu (5/6/2019) 


Tribun BaliTaufik Kanu (35) salah satu WBP yang mendapatkan RK II dinyatakan bebas saat ditemui Tribun Bali usai salat Ied di Lapas Kerobokan Kelas II A, Badung, Rabu (5/6/2019)

KOMPAS.com - Sebanyak 354 warga binaan di Lapas Kerobokan, Bali, mendapatkan remisi atau pemotongan masa tahanan di hari Lebaran, Rabu (5/6/2019).

Sebagian diantaranya bisa langsung menghirup udara bebas. 

Salah satu yang menikmati berkah hari kemenangan itu adalah Taufik Kanu (35).

Taufik mengungkapkan, dirinya mendapatkan dua kemenangan hari ini.

Selain di Hari Kemenangan Idul Fitri, Taufik mendapatkan kemenangan berupa surat RK II yang menyatakannya langsung bebas.

"Saya sangat berterima kasih dan bersyukur kepada Tuhan bahwa doa yang selama ini saya panjatkan tidak sia-sia," ujar mantan anggota TNI ini.

Baca juga: Sebanyak 112.523 Narapidana Akan Terima Remisi Hari Raya Idul Fitri

Taufik mengatakan, setelah bebas, dia ingin menjalani hidup yang baru dan menjadi sosok ayah yang baik bagi anaknya.

"Setelah saya bebas hari ini, saya akan pulang ke rumah di Singaraja dan mulai menjalani hidup baru sebagai warga sipil serta menjadi ayah yang bagi anak saya," ujarnya sambil tersenyum.

Taufik Kanu mengungkapkan, selama ini sudah 16 kali belum pernah merayakan Idul Fitri bersama keluarga dikarenakan dulu masih bertugas menjadi TNI.

"Saya sudah 16 kali dengan ini tidak pernah merayakan Idul Fitri bersama keluarga karena saat itu saya sedang bertugas. Ya karena dulu saya sering berpindah tugas. Saya pernah bertugas di Lombok selama 2 tahun, Singaraja 7 tahun, dan selama di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) selama 5 tahun," ungkapnya.

Baca juga: Jelang Hari Raya Idul Fitri, Napi Teroris di Sulsel Tidak Dapat Remisi

Diketahui, Taufik Kanu adalah seorang mantan anggota TNI yang kemudian dijatuhi hukuman pidana desersi karena meninggalkan tugas.

Ia pun mendapat hukuman delapan bulan penjara.

"Saat itu saya terkena pidana desersi dengan hukuman delapan bulan penjara sebab meninggalkan tugas waktu itu. Setelah mendapatkan RK II ini saya akan menjalani hidup yang lebih baik lagi," tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul: Bebas di Hari Lebaran, Warga Binaan Lapas Kerobokan Ini Siap Hidup Baru sebagai Ayah yang Baik

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Iuran BPJS Akan Naik 100 Persen, Warga Padang Ramai-ramai Turun Kelas

Regional
Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Kemensos Menaikkan Indeks Bantuan Non Tunai pada 2020

Regional
Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Mengidap Jantung, Satu Warga Meninggal Dunia Setelah Gempa Magnitudo 7,1 di Maluku Utara

Regional
Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Menhub Apresiasi Pengembangan Pelabuhan Benoa

Regional
Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Tumpahan Minyak Mentah Kembali Muncul di Pesisir Karawang

Regional
Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Demo Mahasiswa yang Menuntut Pemekaran Wilayah Dibubarkan Paksa oleh Warga

Regional
Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Curhatan Driver Online Mamuju: Kami Pejuang Keluarga, Bukan Teroris

Regional
BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

BPBD NTB Akan Kumpulkan Kepala Daerah Terkait Perpanjangan Masa Transisi Pasca Gempa

Regional
Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Percepat Pembangunan, Sulsel Buat Rancangan Anggaran Sebelum Penyerahan DIPA

Regional
Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Khawatir Jatuh Korban, Warga Bongkar Atap Sekolah yang Nyaris Ambruk

Regional
BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

BPBD Maluku Utara: Gempa Magnitudo 7,1 Rusak 15 Rumah dan 3 Gereja, 2 Warga Terluka

Regional
Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Kereta yang Terbakar di Konservasi Subang Berumur Lebih dari 30 Tahun

Regional
Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Mahasiswa UMI Diserang, 3 Pelaku Dikeluarkan hingga UKM Mapala Dibekukan

Regional
Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Gempa Besar Guncang Sulut, Gubernur Olly: Bersyukur Tidak Apa-apa

Regional
Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Ini Alasan Ada Kolam Renang di Rumah Dinas Ridwan Kamil

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X