Simpan HP Temuan Selama 6 Bulan, Pria Ini Ditangkap Polisi

Kompas.com - 20/05/2019, 16:59 WIB
Ilustrasi penangkapanThink Stock Ilustrasi penangkapan

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Khoirun Ruman (40), warga Kelurahan Jrebeng Lor, Kedopol, Kota Probolinggo diamankan polisi karena tidak mengembalikan handphone yang ditemukannya enam bulan lalu.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian nurrizal mengatakan, pada November 2018 lalu seorang warga melapor ke polisi  karena HPnya hilang di Pasar Baru.

"Tidak jelas hilangnya, apakah jatuh atau kecopetan. Polisi langsung melacak keberadaan HP tersebut," terangnya Alfian saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (20/5/2019).

Baca juga: Soal Meteor Probolinggo, Itu Juga Bukan Fenomena Eta Aquarids


Menurutnya, pemilik HP sudah berusaha menghubungi nomor handphone-nya dan meminta agar handphone-nya dikembalikan. Namun oleh Ruman, panggilannya selalu selalu ditolak.

Walaupun nomor handphone tetap aktif, namun Ruman tidak pernang berinisiatif untuk menghubungi nomor yang ada dan mengembalikan kepada pemiliknya.

"Ternyata HP yang dilaporkan hilang itu kemudian ditelusuri oleh anggota berada di rumah Ruman berbulan-bulan," ujarnya.

Menurut Alfian, polisi menangkap Ruman di Kecamatan Kademangan Rabu (25/5/2019) lalu dan langsung ditahan di Mapolres Probolinggo Kota.

"Disebutkan kalau HPnya sering digunakan anaknya pelaku dan tidak aktif. Padahal kalau memang tidak aktif, tidak mungkin anggota kami bisa melacak android tersebut. Jadi penangkapan itu atas dasar laporan warga. Sudah sekitar enam bulan HP itu berada di rumahnya," jelasnya.

Baca juga: Fakta Sengketa Tanah Pemkot Probolinggo, Kantor Kelurahan Disegel hingga Tunggu Ganti Rugi Rp 15 Miliar

Alfian mengatakan jika ada orang menemukan barang yang bukan miliknya, selazimnya ada upaya untuk mengembalikan kepada pemiliknya. Namun hal itu tidak dilakukan oleh pelaku sehingga polisi memprosesnya secara hukum. Polisi dianggap berupaya memiliki namun dengan melawan hak.

"Ruman sampai sekarang masih ditahan. Berkas lengkap atau P-21 dua minggu lagi dan bisa segera disidangkan," pungkasnya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
[POPULER NUSANTARA] 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

[POPULER NUSANTARA] "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles | PAN Bantah Amien Rais Pernah Nazar Jalan Kaki Yogya-Jakarta

Regional
Close Ads X