Antisipasi Macet di Tol Cileunyi, Jasamarga Buka Sembilan Gerbang Tol

Kompas.com - 19/05/2019, 07:40 WIB
Ilustrasi arus mudik: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.   KOMPAS/RIZA FATHONI Ilustrasi arus mudik: Pantauan udara kepadatan arus mudik di ruas Tol Purbaleunyi di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (8/9/2010) oleh tim Air Rescue PT Jasamarga dan Palang Merah Indonesia dengan helikopter jenis Bolco.

BANDUNG, KOMPAS.com - Polisi telah berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga terkait kemungkinan adanya kepadatan dan kemacetan yang terjadi di Tol Cileunyi saat mudik lebaran 2019 mendatang.

Jika hal tersebut terjadi, Operator Jasa Marga akan membuka sembilan gerbang tol sebagai akses bagi pemudik yang hendak melakukan perjalanan pulang kampungnya melalui tol tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan operator Jasa Marga, mereka akan membuka 9 gate untuk keluar apabila terjadi antrian,” kata Kapolres bandung AKBP Indra Hermawan yang dihubungi Kompas.com, Sabtu (18/5/2019).

Baca juga: Pemudik, Ini Jalur Alternatif jika Tol Cileunyi Macet


Selain itu, pihak Jasa Marga pun akan menggunakan mobile reader atau sarana bagi pengendara untuk melakukan transaksi perjalanan selain di gerbang tol dalam rangka mengurangi kepadatan akibat antrean saat mau bayar tol.

“Juga mobile reader, alat pembayaran yang bisa dibawa kemana-mana sehingga memudahkan pembayaran apabila terjadi antrian di tol,” ucap dia.

Polisi telah memeriksa kesiapan jalur alternatif Bandung-Garut, yang dimulai dari Tol Cileunyi kilometer 148. Polisi berencana melakukan rekayasa lalu lintas pada kilometer 148 apabila ruas jalan tol Cileunyi tak mampu menampung kendaraan pada saat mudik nanti.

Baca juga: Cileunyi dan Nagreg Rawan Macet, Polda Jabar Siapkan Penanganan

Jika ruas jalan tol Cileunyi tidak mampu menampung kendaraan, maka petugas akan membuka jalan keluar pada kilometer 148.

Setelah keluar pada kilometer 148 tol Cileunyi, kendaraan akan mengarah ke perempatan Gede Bage Bandung. Di sana pemudik bisa mengarah ke kota Bandung, Sumedang, maupun Garut dan Tasik. Namun untuk yang akan menuju Garut dan Tasik diharapkan dapat mengambil jalur Sapan-Majalaya-Cijapati yang akan langsung mengarah ke Kadungora, Garut.

Untuk memastikan para pemudik mengetahui jalur alternatif ini, Polres Bandung akan memasang plang rute alternatif di setiap persimpangan, dimulai dari kilometer 148 tol Cileunyi, dan di setiap persimpangan yang melalui jalur Majalaya, Cijapati hingga Kadungora, Garut.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Peduli Literasi Anak, 4 Pemuda Jalan Kaki Wonogiri-Jakarta untuk Temui Jokowi

Regional
Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Sultan Bubohu Bongo Gorontalo Yosep Tahir Maruf Mangkat

Regional
Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Fakta di Balik Ni Luh Djelantik Laporkan Lisa Marlina, Sebut Pelecehan Seks di Bali Biasa hingga Minta Maaf

Regional
Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Rabu Pagi, Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran

Regional
25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

25 Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Mak Aroh Dapat Hibah Lahan dari Babinsa

Regional
Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Tipu 30 Orang, Dua Anggota BIN Gadungan Ditangkap

Regional
Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Pekerja Migran asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Bupati Koordinasi dengan KBRI

Regional
Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Kontak Senjata, TNI Sebut Ada Kelompok Separatis Terluka di Nduga

Regional
Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Fakta KPK Geledah Rumah Gubernur Kepri Nonaktif, Bongkar Paksa Pintu hingga Diduga Terima Gratifikasi Senilai Rp 6,1 Miliar

Regional
Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Pekerjakan WN Filipina, 8 Kapal Ikan Indonesia Ditangkap KKP

Regional
Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Penyebab Kebakaran Rumah yang Tewaskan 4 Bocah Masih Simpang Siur

Regional
6 Fakta Proyek 'Underpass' Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

6 Fakta Proyek "Underpass" Kentungan Yogyakarta Ambles, WNA Australia Jadi Korban hingga Proyek Dihentikan Sementara

Regional
Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Duduk Perkara Dokter Gigi Romi Gagal Jadi PNS karena Penyandang Disabilitas

Regional
Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Duduk Perkara Cerita Viral Perempuan Pendaki Gunung Rinjani Disetubuhi Saat Hipotermia...

Regional
Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Geger Bayi Meninggal karena Ditolak Rumah Sakit, Ini Penjelasannya

Regional
Close Ads X