Bocor Jantung Sejak Lahir, Bayi 11 Bulan di Banda Aceh Butuh Bantuan

Kompas.com - 15/05/2019, 07:32 WIB
Cut Alia,  bayi berusia 11 bulan anak dari keluarga kurang mampu yang mengidap penyakit bocor jangtung sejak lahir kondisinya sangat memprihatinkan, buah hati dari pasangan T. Zulfian dan  Nursiyah warga Ie Masen Kaye Adang, Kecamatn Syiah Kuala, Banda Aceh itu  hanya mampu terbaring lemas menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA)  Banda Aceh. Selasa (15/05/2019).KOMPAS.COM/ RAJA UMAR Cut Alia, bayi berusia 11 bulan anak dari keluarga kurang mampu yang mengidap penyakit bocor jangtung sejak lahir kondisinya sangat memprihatinkan, buah hati dari pasangan T. Zulfian dan Nursiyah warga Ie Masen Kaye Adang, Kecamatn Syiah Kuala, Banda Aceh itu hanya mampu terbaring lemas menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. Selasa (15/05/2019).

BANDA ACEH, KOMPAS.com- Cut Alia, bayi berusia 11 bulan anak dari keluarga kurang mampu yang mengidap penyakit bocor jantung sejak lahir kondisinya sangat memprihatinkan.

Buah hati dari pasangan T. Zulfian dan Nursiyah, warga Ie Masen Kaye Adang, Kecamatn Syiah Kuala, Banda Aceh itu hanya mampu terbaring lemas menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh.

“Sekarang sudah 9 hari dirawat di ruang isolasi anak RSUZA, karena terserang virus campak,” kata Nursiyah (33) kepada wartawan, Selasa (14/5/2019).


Baca juga: Bocah Bocor Jantung Dipindahkan ke RSUZA Banda Aceh

Menurut Nursiyah, kondisi buah hatinya itu semakin parah dalam dua pekan terakhir ini akibat terserang virus campak.

Seluruh bagian tubuhnya berbintik merah dan suhu badan sering mengalami demam tinggi naik turun.

“Kata dokter campak, kondisinya sangat lemas dan tubuhnya penuh bintik merah, selama menjalani perawatan hidung Alia dipasang selang untuk alat bantu pernafasan dan penyuplai makanan,” katanya.

Nursiyah, ibu dari bayi penderita bocor jantung itu mengaku sangat berharap ada uluran bantuan dari dermawan untuk kebutuhan biaya buah hatinya sehari-hari, seperti susu, popok dan keperluan untuk biaya transportasi saat membawa anaknya yang rutin bolak balik masuk rumah sakit untuk check up dan terapi.

Baca juga: Perempuan di Bali Ini Nekat Melahirkan di Lapangan Ditemani Bocah 4 Tahun

Nursiyah berprofesi sebagai ibu rumah tangga dan suaminya petugas sekuriti dengan penghasilan bulanan yang sangat terbatas. 

“Harapan saya Alia bisa sembuh, kemudian sangat berharap ada yang mau membantu untuk kebutuhan Alia sehari-hari, seperti susu, pampers, dan biaya transportasi membawa Alia yang bolak balik ke rumah sakit. Setiap minggu rutin untuk check up dan terapi. Memang biayanya geratis menggunakan BPJS, tapi untuk biaya transport dan kebutuhan Alia sudah tidak tau harus dari mana, belum lagi tiga anak saya yang sudah sekolah” tambahnya. 

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X