Pemuda Gereja di Distrik Miktim Papua Ikut Amankan Shalat Tarawih

Kompas.com - 06/05/2019, 09:37 WIB
Pjs Kapolsek Miktim Iptu J. Maryen ketika memberikan arahan kepada pemuda gereja dan karang taruna sebelum melaksanakan pengamanan masjid, Minggu (5/5/2019) KOMPAS.com/ISTIMEWAPjs Kapolsek Miktim Iptu J. Maryen ketika memberikan arahan kepada pemuda gereja dan karang taruna sebelum melaksanakan pengamanan masjid, Minggu (5/5/2019)

TIMIKA, KOMPAS.com - Puluhan pemuda gereja di Distrik Mimika Timur, Mimika, Papua, ikut membantu tugas kepolisian mengamankan pelaksanaan shalat tarawih yang dilakukan umat muslim di sejumlah masjid pada Minggu (5/5/2019).

Para pemuda ini berasal dari Mudika Gereja Katolik Mapurujaya, Persekutuan Angkatan Muda GKI Solafide Mapurujaya, dan Karang Taruna Mapurujaya.

Ada sejumlah masjid yang diamankan agar umat muslim dapat melaksanakan shalat tarawih dengan tenang selama bulan suci Ramadhan 1440 H.

Di antaranya Masjid Jabal Nur di Kampung Kaugapu, Masjid Al Ma'rifat, dan Masjid Pondok Pesantren Darussalam.

Baca juga: Tarawih Perdana, Jemaah Masjid Tertua di Sulawesi Tumpah Ruah ke Jalan

Pengamanan masjid ini dikoordinasikan oleh Kanit Binmas Polsek Mimika Timur Aiptu Lalu Hiskam A.

Pejabat sementara Kapolsek Mimika Timur Iptu J Maryen mengatakan, ada 21 pemuda yang dilibatkan ikut mengamankan pelaksanaan shalat tarawih selama bulan Ramadhan ini.

"Dalam Ramadhan kali ini pengamanan masjid juga melibatkan pemuda gereja dan karang taruna," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (6/5/2019).

Dia mengaku, keterlibatan pemuda gereja dan karang taruna dalam pengamanan ini sebagai bukti nyata bahwa toleransi beragama sangat tinggi.

Baca juga: Tarawih Perdana di Masjid Agung Sumedang, Dipadati Warga dan Pesan Agar PNS Tak Malas Bekerja

Sebab, sebelumnya pada hari raya paskah, pemuda masjid juga ikut membantu mengamankan umat kristriani menjalankan ibadah paskah.

"Kami sangat senang dan bahagia dengan antusiasnya pemuda gereja dan karang taruna ikut serta dalam pengamanan masjid. Ini bukti nyata bahwa kita betul-betul toleransi dalam kehidupan agama," pungkas Iptu Maryen.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Ucapan Syukur Mbah Mitun Melihat Gubuknya yang Reyot Diperbaiki

Regional
Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Babi Hutan Merusak 30 Hektar Lahan Warga di Ciamis

Regional
90 Persen Kasus Bunuh Diri Akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

90 Persen Kasus Bunuh Diri Akibat Depresi, Pahami Ciri-cirinya

Regional
Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Nikah dengan Biaya Murah, Rio dan Karin Buat Cincin Kawin dari Batu Meteorit dengan Biaya Rp 500 Ribu

Regional
Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Palembang Diselimuti Kabut Asap Ekstrem, Alat Pemantau Kualitas Udara Mendadak Rusak

Regional
Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Angka Bunuh Diri Tinggi, Baru 9 Persen Penderita Depresi Dapat Pengobatan Medis

Regional
Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Buntut Kebakaran SPBU di Bukittinggi, Polisi Amankan Seorang Sopir

Regional
Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kardus di Pinggir Jalan, Baru Berusia 4 Hari

Regional
Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Seorang Pekerja Tersengat Listrik PLN, Tergantung 2 Jam di Atas Papan Reklame

Regional
Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai 'Calon Pengantin' Bom Bunuh Diri

Cerita di Balik Polwan NOS Dipecat karena Terpapar Radikalisme, Diduga Sebagai "Calon Pengantin" Bom Bunuh Diri

Regional
Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Fakta Ratusan Ikan dan Biota Laut Mati Mendadak, Beredar Berbagai Isu hingga LIPI Akan Lakukan Penelitian

Regional
Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Komisioner KPU Palopo Meninggal Dunia

Regional
Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Kebakaran Lahan Belum Selesai, Palembang Terpapar Kabut Asap Ekstrem

Regional
Ditabrak Saat Ganti Ban di Ngawi, Penumpang Truk Tewas

Ditabrak Saat Ganti Ban di Ngawi, Penumpang Truk Tewas

Regional
Cukup Rp 5,6 Juta, Ini Cara Rio dan Karin Tekan Biaya Pernikahan

Cukup Rp 5,6 Juta, Ini Cara Rio dan Karin Tekan Biaya Pernikahan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X