Sambut Ramadhan, Ribuan Orang Padati Pantai Baron untuk Padusan

Kompas.com - 05/05/2019, 20:18 WIB
Padusan, Ribuan Orang Padati Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (5/5/2019) KOMPAS.com/MARKUS YUWONOPadusan, Ribuan Orang Padati Pantai Baron, Gunungkidul, Yogyakarta, Minggu (5/5/2019)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Sehari menjelang puasa, ribuan warga memadati pantai Baron, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta, untuk melaksanakan tradisi padusan atau mandi besar. Mereka memilih berwisata sambil mandi besar.

Salah seorang pengunjung, Wati, warga Surakarta, Jawa Tengah, mengaku sengaja berlibur di kawasan pantai Gunungkidul. Selain mau berwisata juga menyempatkan diri berenang di sekitar Pantai Baron.

"Sambil makan ikan goreng sekalian padusan," katanya kepada wartawan di Pantai Baron Minggu (5/5/2019).

Baca juga: Bersinan, Ritual Warga Lombok Tengah Sambut 1 Ramadhan

Didit, warga Wonosari, Gunungkidul, mengatakan ia berwisata bersama teman-temannya dan menyempatkan diri bermain air di Pantai Baron.

"Kebetulan hari ini juga libur, sekalian menyempatkan diri liburan sebelum puasa," katanya.

Koordinator SAR Satlimas Korwil II Gunungkidul Marjono mengatakan, sejak pagi pengunjung memadati Pantai Baron. 

Baca juga: Ahli Rukyat Saudi Sebut 1 Ramadhan Dimulai Senin 6 Mei 2019

Mereka kebanyakan menghabiskan waktu berenang atau hanya sekedar bermain air di pinggiran pantai. Dia memperkirakan ribuan pengunjung hari ini memadati pantai.

Pantai Baron memiliki keunikan sendiri karena untuk menuju ke laut harus menyebrang sungai air tawar. Tak sedikit yang memilih menyewa kapal nelayan untuk menyebrang.

Perlu diketahui, sungai yang bermuara ke pantai Baron setiap beberapa bulan selalu berubah alirannya. Kadang langsung ke selatan, kadang ke timur terlebih dahulu.

Baca juga: Awal Ramadhan 1440 H Berdasarkan Laporan Ahli Hisab dan Perwakilan Rukyat di 9 Daerah

 

Untuk hari ini, gelombang cenderung landai. Sehingga pengunjung bisa sepuasnya bermain.

"Sebagian besar melaksanakan tradisi padusan. Setiap tahun selalu ramai kalau pas sehari menjelang puasa. Dulu ada pancuran raksasa, tetapi beberapa tahun ini sudah tidak ada lagi," kata Marjono.

Baca juga: Memahami Hilal dan Metode Rukyah, Penanda Awal Bulan Ramadhan

Sekretaris SAR Satlinmas Korwil II Gunungkidul Surisdiyanto mengatakan, dari sejumlah pengunjung ada yang terluka akibat terjatuh saat mandi seperti di Pantai Gesing, Kecamatan Panggang, satu orang terluka.

Sementara di Pantai Sepanjang, Tanjungsari, 3 orang pengunjung terkena sengatan ubur-ubur.

"Semuanya sudah diberikan pertolongan di pos SAR masing-masing," ucapnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Cerita Rohani Ketika Suaminya Disebut Mirip Jokowi dan Viral

Regional
Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Sepatu dan Helm Klub Moge Jadi Barang Bukti Pengeroyokan 2 Anggota TNI di Bukittinggi

Regional
Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Diduga Sedang Tertidur Pulas, Satu Keluarga Tewas Terbakar

Regional
Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Terungkap Penyebab Kematian Karyawati SPBU di Kupang, Bukan Kecelakaan

Regional
Disebut Covid-19 Usai 'Rapid Test', Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Disebut Covid-19 Usai "Rapid Test", Pasien Melahirkan Merasa Dipingpong Rumah Sakit

Regional
Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Kasus Pengeroyokan Anggota TNI di Bukittinggi, 14 Motor Gede Diamankan Polisi

Regional
Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Anggota Klub Moge Diduga Menganiaya dan Mengancam 2 Prajurit TNI

Regional
Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Cemburu Buta Berujung Pembunuhan Berencana

Regional
Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Buruh di DIY Kecewa walaupun UMP Ditetapkan Naik, Apa Sebabnya?

Regional
Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Pemprov Jabar Tetapkan UMP 2021, Berapa Besarnya?

Regional
Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Bawa Kabur Biaya Pernikahan Rp 10 Juta, Makcomblang di Lampung Ditangkap Polisi

Regional
Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Mendapat Berkah dari Hidroponik Barokah

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 31 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 31 Oktober 2020

Regional
Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Polisi Masih Dalami Motif Penumpang Perempuan yang Tusuk Sopir Taksi Online

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X