Memasuki Bulan Ramadhan, Harga Bawang Putih di Aceh Melambung

Kompas.com - 05/05/2019, 14:11 WIB
Pedagang sedang memilih bawang di Pasar Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (5/5/2019) KOMPAS.com/MASRIADIPedagang sedang memilih bawang di Pasar Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, Minggu (5/5/2019)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Harga bawang putih dan bawah merah mulai melambung di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh.

Harga bawang putih melambung ke harga Rp 70.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 60.000 per kilogram di Pasar Panton Labu, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (5/5/2019).

Kemudian, harga bawang putih di Pasar Lhokseumawe juga melambung hingga Rp 80.000 per kilogram. 

Baca juga: Bawang Putih Sumbang Inflasi di Jawa Tengah

Untuk harga bawang merah terjadi kenaikan sebesar Rp 2.000 per kilogram.

Contohnya, harga bawang merah bombai dari sebelumnya Rp 10.000 per kilogram menjadi Rp 12.000 per kilogram, bawang bleri menjadi Rp 26.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 24.000 per kilogram, dan bawang merah asal Jawa Rp 45.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 43.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Panton Labu, Muchsin mengatakan, pasokan bawang dari daerah penghasil seperti Brastagi, Sumatera Utara dan Aceh Tengah, dalam sepekan terakhir relatif sedikit.

Baca juga: Bawang Putih Impor Masuk Hari Ini

Di sisi lain, menjelang Ramadhan dan tradisi meugang di Aceh, permintaan masyarakat sangat tinggi.

"Sehingga bukan hanya mahal, tetapi jumlahnya di pasar juga sedikit," kata Muchsin, Minggu (5/5/2019).

Hal yang sama dikeluhkan pedagang bumbu di Kota Lhokseumawe, Maimunnah.

Menurutnya, bawang merah dan bawang putih cenderung mahal setiap kali memasuki Ramadhan.

Baca juga: Khofifah: Harga Bawang Putih Insya Allah Minggu Depan Turun...

Oleh karena itu, dia berharap, pemerintah melakukan operasi pasar agar harga kebutuhan dapur itu stabil.

“Semoga mahal ini tidak terlalu lama, bagi saya yang jualan bumbu tentu sangat berdampak. Karena, untung jadi sedikit, bahan bakunya mahal," ujar Maimunnah. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Partai Gelora Koalisi dengan PKS Hanya untuk Pilkada Pangandaran

Regional
Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Bantu Pelajar, Masjid dan Sekolah di Agam Dibekali Wifi Gratis

Regional
Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Pegawai Terpapar Corona, Kantor RSUD Soekarno Babel Diliburkan

Regional
Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Mobilitas Tinggi, Seratusan Polisi di Tegal Jalani Tes Usap Massal

Regional
Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Saat Kades Kesurupan, Raih Keris Penari Jaipong di Indramayu

Regional
Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Lari Liar Mulai Muncul di Wonogiri, Bupati: Kami Kaji Daya Tariknya

Regional
Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Terungkap, Anggota DPRD Palembang yang Ditangkap BNN Ternyata Residivis

Regional
Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Ditolak Menikah, Bambang Nekat Culik Bayi Pujaan Hatinya

Regional
Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Fakta Bupati Berau Meninggal Positif Covid-19, Sempat Dampingi Menteri KKP Lepas Tukik

Regional
[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

[POPULER NUSANTARA] Fakta Terkini Banjir Bandang Sukabumi | IDI Anggap Hasil Rapid Test Palsu

Regional
Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Di Makassar, Mahasiswi Diperkosa Bergilir di Kamar Hotel, Ini Faktanya

Regional
Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Kronologi Status Positif Covid-19 Bakal Calon Bupati Malang, Negatif Saat Tes Swab Ulang

Regional
'Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?'

"Kalau Masyarakat Sudah Kena Covid-19, Tenaga Medis Juga, Siapa Mau Rawat Siapa?"

Regional
Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Pemberian Sanksi kepada Maskapai Dikritik DPR, Gubernur Kalbar: Kalau Kasusnya Melonjak Memang Dia Peduli Sama Kita

Regional
Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Akses Data Nasabah dengan Leluasa, Relationship Manager BRI Bobol Rekening 11 Orang, Total Rp 2,1 Miliar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X