Warga Geger Lihat Buaya di Pulau Kemaro, Wakil Wali Kota Palembang Turun Tangan

Kompas.com - 30/04/2019, 19:49 WIB
Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda saat mengunjungi pulau Kemaro setelah mendapatkan laporan dari warga yang mengaku sering melihat buaya muncul, Selasa (30/4/2019). HANDOUT HUMAS PEMKOT PALEMBANGWakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda saat mengunjungi pulau Kemaro setelah mendapatkan laporan dari warga yang mengaku sering melihat buaya muncul, Selasa (30/4/2019).

PALEMBANG, KOMPAS.com - Warga yang berada di sekitar tempat wisata Pulau Kemaro Palembang, Sumatera Selatan (sumsel) mendadak risau setelah melihat seekor buaya berada di sana, Selasa (30/4'2019).

Kemunculan buaya itu pun akhirnya sampai ke telinga Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda hingga ia akhirnya menuju ke pulau Kemaro untuk memastikan kabar tesebut.

"Tadi sudah kita tinjau, memang menurut warga sering terlihat ada buaya di sini. Kita sudah koordinasikan dengan BKSDA untuk ditindaklanjuti," kata Fitri.

Ia mengimbau, warga yang berada di lokasi pulau Kemaro agar tetap berhati-hati dan menjaga keselamatan. Terlebih lagi anak-anak yang berada di sekitar sungai.

Baca juga: Meski Sudah Memangsa Warga, Buaya di Aceh Timur Tak Akan Dipindahkan

"Menurut warga buayanya ada disekitar Bungalow, warga harus hati-hati," ujarnya.

Habitat buaya muara

Kepala BKSDA Sumatera Sulatan Genman Hasibuan ketika dikonfirmasi menjelaskan, mereka sudah mendapatkan laporan adanya buaya disekitar sungai Musi tepatnya di Pulau kemaro.

Menurut Genman, buaya yang sering muncul di sungai Musi merupakan jenis Muara dan memang memiliki habitat di sana. 

"Sungai Musi memang habitatnya buaya muara. Masyarakat juga sudah sering mengaku melihat buaya, bukan hanya di pulau Kemaro, tapi yang tinggal di pinggir sungai Musi juga," jelas Genman. 

Baca juga: Penjala Ikan di Aceh Timur Diterkam Buaya, Tangan Patah, Kaki Luka-luka

Genman mengungkapkan, mereka telah mengambil langkah untuk menghindari terjadinya konflik antara warga dan buaya dengan langsung terjun ke lapangan melakukan evakuasi.

"Tapi memang bukan perkara mudah untuk menemukan buaya muara, karena habitatnya luas. Warga juga diimbau tetap waspada terutama yang ada di sekitar sungai musi,"kata Genman,

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.