Ini Kondisi Terakhir Gadis 14 tahun Setelah Disekap Oknum PNS Kalbar Selama 5 Hari

Kompas.com - 30/04/2019, 11:59 WIB
Ilustrasi ISTOCKIlustrasi

PONTIANAK, KOMPAS.com - Ipah menceritakan kronologis hilangnya anak gadisnya yang masih berusia 14 tahun selama lima hari. Anak gadisnya menjadi korban penyekapan dan persetubuhan yang dilakukan HW (53), oknum PNS Pemprov Kalimantan Barat.

Kepada Kompas.com, Ipah mengatakn jika peristiwa itu terjadi pada Rabu (24/4/2019) saat ia dirawat di salah satu rumah sakit di Kota Pontianak.

"Hari itu saya masih ketemu. Dia masih menemani saya di rumah sakit. Tapi sekitar pukul 15.00 WIB dia izin keluar," kata Ipah.

Baca juga: Oknum PNS Kalbar Sekap dan Setubuhi Gadis 14 Tahun Selama 5 Hari di Hotel

Ternyata hingga keesokan harinya korban tidak juga pulang.

"Saya suruh bapaknya cari (korban). Saya bimbang," katanya.

Setelah dilakukan pencarian selama lima hari, korban tidak kunjung ditemukan. Akhirnya keluarga berinisiatif mengunggah foto korban di media sosial.

"Hari Minggu (29/4/2019), baru kami dapat kabar kalau korban sudah di Polda Kalbar," ucapnya.

Baca juga: Jumlah Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Muara Enim Bertambah Jadi 7 Orang

Ipah menceritakan jika kondisi anaknya saat ini sangat memprihatinkan. Trauma yang dialami cukup berat. Bahkan anak gadisnya tidak mengenali ibunya sendiri.

"Dia takut sama saya. Dengan mamaknya sendiri saja takut. Nangis dia. Nggak kenal dia. Malah nangis dia, jatuh pingsan terus. Berkali-kali jatuh pingsan," ungkapnya.

Kepada ibunya korban bercerit jika dia dipaksa untuk melayani pelaku. Jika menolak, dia diancam kepalanya akan dibenturkan ke dinding.

"Saat ini dia trauma berat. Masih belum diperiksa kepolisian," ucapnya.

Baca juga: Pelecehan Seksual Penumpang KA Jakarta-Surabaya yang Berujung Bebasnya Pelaku

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap HW (53),PNS di Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, lantaran diduga menyekap dan menyetubuhi gadis berusia 14 tahun selama lima hari.

HW ditangkap di sebuah hotel di Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (28/4/2019) malam.

"Pelaku (HW) saat ini sudah diamankan dan diperiksa di Mapolda Kalbar," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Kombes Pol Veris Septiansyah, Senin (29/4/2019).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X