Apresiasi Kapolri untuk Polisi Tana Toraja yang Gugur saat Tugas Pemilu

Kompas.com - 29/04/2019, 13:09 WIB
Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat melakukan pengecekan anggota saat apel pengamanan Pemilu 2019 di kawasan BNR, Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019). KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHKapolri Jenderal Tito Karnavian saat melakukan pengecekan anggota saat apel pengamanan Pemilu 2019 di kawasan BNR, Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/4/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang anggota polres Tana Toraja meninggal dunia usai melaksanakan pengamanan Pemilu 2019 di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan beberapa hari lalu. Anggota tersebut bernama Inspektur Polisi Satu (Iptu) Anumerta Paulus Kenden.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Soendani mengatakan Iptu Paulus diduga meninggal dunia setelah kelelahan dan kurang istirahat saat menjaga kotak suara di Tana Toraja. Iptu Paulus merupakan salah satu kepala bagian operasional di wilayah itu.

"Jadi sejak H-7 sampai hari ini ada satu anggota kita yang meninggal dunia saat melaksanakan tugas kepala operasioanl di bagian binmas," kata Dicky saat ditemui di Mapolda Sulsel, Senin (29/4/2019).

Baca juga: Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polres Purwakarta yang Gugur saat Pemilu


Naik pangkat

Dicky mengungkapkan bahwa sebelumnya Paulus berpangkat Inspektur Polisi Dua (Ipda). Kapolri Tito Karnavian memberikan penghargaan seminggu yang lalu kepada Paulus dengan menaikkan pangkatnya menjadi Inspektur Polisi Satu (Iptu). 

Dicky mengatakan Iptu Paulus tidak memiliki riwayat penyakit. Saat pengamanan dia dalam keadaan sehat.

"Mungkin karena dia terlalu capek ya jadi kurang istirahat. Sehari sebelumnya itu dia sama sekali tidak tidur. Dia begitu konsentrasi menjaga kotak suara ini agar situasi tetap aman," Dicky menambahkan.

Baca juga: Kata Mahasiswa Universitas Brawijaya Soal Pemilu 2019 dan Pahlawan Demokrasi yang Gugur

Siapkan obat-obatan

Dicky lebih lanjut mengatakan saat ini anggota polisi juga ada yang mengalami sakit seperti batuk, flu dan harus dirawat di rumah sakit usai mengamankan pemilu

Untuk mengantisipasi agar pihaknya tidak tumbang saat menjaga jalannya proses rekapitulasi, pihaknya sudah menyiapkan obat-obatan serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anggota polisi.

"Kita sudah sampaikan kepada anggota kita harapkan supaya mereka jaga kesehatan dan kita sudah lakukan cek kesehatan dan obat-obatan kita berikan kepada anggota tersebut," pungkasnya.

Baca juga: Keengganan Periksa Kesehatan Diduga Jadi Sebab Anggota Polri Gugur Saat Amankan Pemilu

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X