6 Truk Berisi Karet Mentah dan Besi Bekas yang Tenggelam bersama Kapal Feri SeLuang Belum Dievakuasi

Kompas.com - 26/04/2019, 13:48 WIB
Kapal Feri Seluang tenggelam di Dermaga Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Senin (22/4/2019) malam. IstimewaKapal Feri Seluang tenggelam di Dermaga Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, Senin (22/4/2019) malam.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Enam truk yang ikut tenggelam bersama Kapal Feri Seluang di Dermaga Sungai Asam, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat belum diangkat.

Truk tersebut bermuatan karet mentah dan besi bekas dari Kecamatan Belitang Hilir yang akan dibawa ke Kota Sekadau.

Baca juga: ASDP Pontianak: Kapal Feri Seluang dalam Proses Evakuasi

General Manajer (GM) Angkutan Sungai Danau dan Perairan (ASDP) Pontianak, Zulfidon mengatakan pengangkatan enam kendaraan tersebut dilakukan bersamaan dengan pengembalian posisi kapal feri nantinya.

"Kendaraan-kendaraan yang berada di dalam kapal akan ditarik keluar kapal saat proses evakuasi," kata Zulfidon, kepada Kompas.com, Jumat (26/4/2019).

Dia melanjutkan, terkait ganti rugi kendaraan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Jasa Raharja Putra yang akan bertemu pemilik kendaraan.

"Kerugian pemilik kendaraam sudah di-cover asuransi Jasa Raharja Putra. Mereka sepertinya sudah bertemu dengan pemilik kendaraan," ucapnya.

Baca juga: Salah Susun Kendaraan Diduga Jadi Penyebab Tenggelamnya Kapal Feri Seluang

Sementara itu kepolisian menduga tenggelamnya Kapal Feri Seluang karena kesalahan saat menyusun kendaraan bermuatan berat.

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar, AKBP Donny Charles Go mengatakan kendaraan truk dominan disusun berada di kapal bagian kiri.

"Kemudian dari pemeriksaan, ditemukan adanya kendaraan muatan kosong yang tidak ketahuan petugas. Jadinya tidak seimbang," kata Donny, Selasa (23/4/2019) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi Senin (22/4/2019) pukul 19.30 WIB. Saat itu, kapten Kapal Feri Seluang yang melayani penyeberangan di dermaga Sunyat, memutar balik kapal yang berisi belasan kendaraan untuk kembali ke pelabuhan.

Kapten kapal sempat memberi peringatan melalui pengeras suara bahwa kapal terlalu miring dan memerintahkan petugas untuk mengatur posisi kendaraan.

Baca juga: Diduga Kelebihan Muatan, Kapal Feri Seluang Miring Lalu Tenggelam

Setelah kapal bersandar, petugas sempat mengeluarkan tiga mobil. Namun karena kapal semakin miring dan air sudah masuk, Kapal Feri Seluang terbalik

"Penumpang dan petugas kapal menyelamatkan diri dengan melompat ke dermaga dan berenang," ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.