Kompas.com - 25/04/2019, 23:23 WIB
Sebuah jerigen bekas bensin ditemukan dilokasi bunuh diri warga Jogorogo Ngawi. Polisi beum mengetahui motif peaku melakukan akis bakar diri. KOMPAS.com/DOK POLRES NGAWISebuah jerigen bekas bensin ditemukan dilokasi bunuh diri warga Jogorogo Ngawi. Polisi beum mengetahui motif peaku melakukan akis bakar diri.

NGAWI, KOMPAS.com - Kepolisian Sektor Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, belum bisa memintai keterangan sejumlah saksi aksi nekat bakar diri yang dilakukan oleh Siti Aisyah (47), warga Desa Macanan pada hari Senin (22/4/2019) kemarin.

Ditemui di ruang kerjanya, Kapolsek Jogorogo AKP Budi Cahyono mengatakan, pihaknya masih menunggu masa berkabung suami korban.

“Masih berduka, hari ini sebetulnya kita panggil tapi masih berkabung,” ujarnya, Kamis (25/4/2019).

Budi Cahyono menambahkan, mesti pihaknya telah meminta keterangan suami dan mertua korban, namun hingga saat ini belum bisa diketahui motif Siti Aisyah bunuh diri dengan membakar diri tersebut.

Baca juga: Seorang Perempuan di Ngawi Ditemukan Tewas Terbakar di Belakang Rumahnya

 

Pihaknya masih akan meminta keterangan sejumlah saki lain yang mengetahui aksi nekat Siri Aisyah.

“Kita masih melakukan pemeriksaan saksi. Kita juga akan meminta keterangan saksi yang mendengar korban teriak. Kita belum bisa memastikan motifnya apa,” katanya.

Sebelumnya, Siti Aisyah (47), warga Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan pada Senin siang sekitar pukul 11:00 WIB.

Korban diduga melakukan bunuh dri dengan membakar diri. Dari visum dokter Puskesmas Jogorogo, korban mengalami luka bakar 90 persen.

Baca juga: Seorang Ibu di Ngawi Tewas dengan Luka Bacok saat Tidur Bersama Anaknya

Korban pertama kali ditemukan di belakang rumah oleh suaminya, Komarudin (49). Suami korban juga menemukan jerigen plastik bekas isi bensin dan sebuah korek api gas.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X