KILAS DAERAH

Atasi Limpah Plastik, Warga Trenggalek Bersih-Bersih Lingkungan

Kompas.com - 25/04/2019, 12:57 WIB
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin atau Gus Ipin ikut membersihkan sampah di sepanjang garis panai selatan Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur pada Rabu (24/4/19). Dok. Humas TrenggalekPelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin atau Gus Ipin ikut membersihkan sampah di sepanjang garis panai selatan Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur pada Rabu (24/4/19).

KOMPAS.com - Masyarakat Trenggalek melaksanakan kerja bakti membersihkan sampah plastik di sepanjang garis pantai selatan Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur pada Rabu (24/4/2019).

Kegiatan bersih-bersih sampah dilakukan mengingat permasalahan plastik dan sampah lainnya dilingkungan perlu ditangani bersama. 

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin menyampaikan kalau kegiatan bersih-bersih sepatutnya menjadi kebiasaan masyarakat.

“Sejatinya proses pembersihan sampah bukan hanya dilakukan sepanjang garis pantai Kecamatan Watulimo saja, melainkan juga harus dilakukan pada desa-desa atau kelurahan di Trenggalek,” ungkap Gus Ipin sapaan akrab Arifin, seperti dalam keterangan tertulisnya.

Karena itu, Arifin pun terus berkoordinasi dengan kepala desa atau lurah setempat agar mengajak masyarakatnya dalam membersihkan sampah.

Lebih lanjut, Arifin pun berharap agar kegiatan kerja bakti bersama tersebut di Trenggalek dapat ditiru pula oleh daerah lain. 

Menurut pria yang akrab disapa Gus Ipin itu, jika hanya di Tranggalek saja yang bersih, maka tidak ada artinya. Terlebih lagi Indonesia merupakan negara kedua penyumbang sampah laut terbesar setelah China. 

"Maka dari itu, masyarakat di seluruh Indonesia tak terkecuali Trenggalek memiliki tanggung jawab penuh mengingat populasi di Indonesia yang banyak. Lalu, baik dan buruknya terkait lingkungan yang ada di dunia ke depan menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat," jelas Gus Ipin.

Sebagai informasi, aksi bersih-bersih pantai di wilayah Kecamatan Watulimo dilakukan mulai pukul 06.00 WIB.

Lokasi penyisiran sampah dimulai dari Pantai Bangkokan di Desa Karanggandu, sampai Pantai Mutiara di Desa Tasikmadu. 

Perlu diketahui, Pantai Mutiara merupakan titik penyelaman. Penempatan titik penyelaman di sini bertujuan untuk memetakan lokasi yang cocok untuk konservasi terumbu karang.

"Ke depannya, Pantai Mutiara diproyeksikan menjadi eco tourism berbasis edukasi," ujar Plt Bupati Trenggalek tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X