Warga Padati Lokasi Rekonstruksi Pembunuhan Mayat Dalam Koper

Kompas.com - 24/04/2019, 13:28 WIB
Suasana rekonstruksi pembunuhan disertai mutilasi di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawab Timur, Rabu (24/4/2019). KOMPAS.com/ M.Agus Fauzul HakimSuasana rekonstruksi pembunuhan disertai mutilasi di Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawab Timur, Rabu (24/4/2019).


KEDIRI, KOMPAS.com - Warga memadati lokasi rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi terhadap Budi Hartanto, di Jalan Surya, Desa Sambi, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (24/4/2019).

Rekonstruksi itu sendiri berlangsung di sebuah rumah sederhana yang terletak di pinggir jalan. Rumah yang disewa tersangka AS tersebut menjadi lokasi kunci terjadinya pembunuhan itu.

Warga dari beragam usia itu bergerombol memadati kawasan sekitar rumah yang dimodifikasi sebagai warung tersebut.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Penemuan Mayat Dalam Koper, Adegan 11 dan 12 Tunjukkan Cara Pelaku Bunuh Korban

"Pengen lihat saja," ujar Maemun, warga yang mentonton rekonstruksi itu.

Karena terlalu banyaknya warga yang datang dan berjubel memenuhi lokasi, polisi memblokade jalan akses menuju lokasi rekonstruksi itu.

Pada lokasi sekitar rumah, petugas beberapa kali menghalau warga yang terus mencoba merangsek meski garis polisi sudah terpasang.

Tidak sedikit pula dari warga tersebut memanjat pohon di sekitar rumah untuk sekadar bisa melihat jalannya rekonstruksi dengan lebih jelas.

Rekonstruksi tersebut digelar langsung oleh Polda Jatim. Dua tersangka yakni AS dan AP dalam rekonstruksi itu menjalani 38 adegan.

Kebetulan, adegan di rumah tersebut merupakan adegan paling banyak sehingga memakan waktu sampai sekitar 3 jam.

Baca juga: 2 Tersangka Pembunuhan Mayat Dalam Koper Jalani Rekonstruksi

Selain rumah tersbut, rekontruksi juga berlangsung di sanggar tari milik korban, lokasi pembuangan organ kepala korban, lokasi pembuangan koper berisi jenazah, serta rumah tersangka tempat penyimpanan motor korban.

Sebelumnya, pengungkapan perkara itu bermula dari penemuan sebuah koper berisi mayat tanpa kepala di pinggir sungai bawah jembaatan Desa Karanggondang, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar pada 2 April 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X