Pengamanan Ibu Kota Kembali Diperkuat, 200 Personel Brimob NTT Dikirim ke Jakarta

Kompas.com - 23/04/2019, 21:47 WIB
Ilustrasi polisi KOMPAS.com/Achmad FaizalIlustrasi polisi

KUPANG, KOMPAS.com - Sebanyak 200 personel Brimob Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dikirim ke Jakarta untuk melaksanakan tugas bawah kendali operasi (BKO) di Polda Metro Jaya.

Ratusan personel Brimob itu diberangkatkan melalui apel yang dipimpin langsung oleh Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman di Mako Satuan Brimob Polda NTT, jalan Timor Raya, Kota Kupang, Selasa (23/4/2019) sore.

Sebanyak 200 Personel Satuan Brimob Polda NTT yang dipimpin AKP Bayu Purdantono itu akan melaksanakan tugas BKO di Polda Metro Jaya dalam rangka operasi mantap brata pengamanan Pemilu 2019.

Hadir dalam apel ini, Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma, Irwasda Polda NTT Kombes Pol Tavip Yulianto dan sejumlah pejabat utama Polda NTT serta Bhayangkari cabang Satuan Brimob Polda NTT.

Baca juga: 200 Personel Brimob Polda Kalbar Bantu Amankan Jakarta Pascapemilu

Kapolda NTT Irjen Polisi menekankan kepada personel yang diberangkatkan itu agar dalam melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan ikhlas.

“Para perwira, Bintara dan Tamtama sekalian yang saya banggakan, pasukan yang diberangkatkan agar melaksanakan tugas dengan rasa penuh tanggung jawab dan ikhlas," ucapnya.

Menurut Erizman, pelaksanaan tugas pengamanan Operasi Mantap Brata tidaklah ringan dan penuh tantangan. Sebab itu, sebagai anggota Brimob yang merupakan andalan Polri dalam menghadapi ancaman yang berintensitas tinggi, personel diharapkan mampu melaksanakan tugas dengan baik, aman dan sukses.

Erizman juga menekankan anggotanya agar menghindari tindakan yang dapat memicu unjuk rasa atau konflik serta menghindari tindakan yang merugikan dan membahayakan diri sendiri maupun kesatuan.

Erizman juga memerintahkan anggota yang bertugas untuk taat asas dan mengerti apa yang diperintahkan oleh pimpinan.

"Kenali tugas pokok dan peranan masing-masing, termasuk berbagai potensi kerawanan, sehingga melahirkan cara bertindak keadaan biasa dan bertindak keadaan luar biasa," ujar Erizman.

Baca juga: 200 Pasukan Brimob Polda Maluku Akan Dikirim ke Jakarta, Ada Apa?

Erizman juga mengharapkan agar personel BKO Satuan Brimob Polda NTT menghindari perbuatan melanggar hukum, norma dan nilai kesusilaan yang dapat merugikan nama baik Sat Brimob NTT.

“Jadilah insan Brimob yang baik sebagai pelopor tertib sosial di tengah masyarakat, para personel patuhi perintah komandan. Jangan mengeluh karena kalian pergi untuk berikan solusi dan semangat. Kalian pergi untuk membantu bukan untuk menjadi beban," pungkasnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X