Diduga Kelelahan Ikut Rekapitulasi, Seorang Ketua KPPS di Maluku Meninggal

Kompas.com - 22/04/2019, 19:23 WIB
Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun saat diwawancarai wartawan seusai menghadiri pertemuan dengan Kapolda Maluku bersama tokoh masyarakat, tokoh agama di salah satu hotel di Ambon, Senin (22/4/2019)KOMPAS.com/RAHMAT RAHMAN PATTY Ketua KPU Provinsi Maluku, Syamsul Rifan Kubangun saat diwawancarai wartawan seusai menghadiri pertemuan dengan Kapolda Maluku bersama tokoh masyarakat, tokoh agama di salah satu hotel di Ambon, Senin (22/4/2019)

AMBON,KOMPAS.com-Selvianus Itranbey, salah satu Ketua Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di TPS 1 Desa Adodo Molu, Kecamatan Molu Maru, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku dilaporkan meninggal dunia, Senin (22/4/2019).

Selvianus dilaporkan meninggal dunia setelah meminta izin kembali ke rumahnya saat ia sedang mengikuti rapat rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan.

Ketua KPU Provinsi Maluku Syamsul Rifan Kubangun kepada Kompas.com mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima dari Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPK) Kecamatan Molu Maru, korban meninggal dunia diakibatkan karena mengalami kelelahan.


“Laporan dari Ketua PPK bahwa korban meninggal dunia karena kelelahan,” kata Rifan via telepon selulernya, Senin malam.

Baca juga: Jumlah Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 90 Orang

Rifan menyebut, berdasarkan informasi yang diterima, korban saat itu sempat mengikuti rapat rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan, namun korban tidak dapat melanjutkan tugasnya itu dan dia langsung meminta izin untuk kembali ke rumahnya.

“Setelah meminta izin untuk kembali ke rumahnya, beberapa saat kemudian korban meninggal dunia,”ujarnya.

Menurut Rifan, sesuai rencana jenazah korban akan dimakamkan pada Selasa (23/4/2019), di kampung halamannya, pada pukul 10.00 WIT.

Rifan mengatakan Kecamatan Adodo Molu merupakan kecamatan terjauh di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Menurutnya, dari ibu kota kabupaten menuju kecamatan itu membutuhkan kurang lebih 9 jam lamanya.

“Dari Saumlaki ke Larat waktu tempuh 4 jam kemudian dari Larat menuju Desa Adodo Molu waktu tempuhnya 5 jam menggunakan speedboat,”ujarnya.

Baca juga: Sempat Dirawat 5 Hari, Petugas KPPS di Cianjur Meninggal karena Kelelahan

Dihubungi Kompas.com secara terpisah, Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Tanimbar Ronal Regen Lartutul membenarkan jika salah satu Ketua KPPS di wilayah tersebut meninggal dunia hari ini.

“Iya Ketua KPPS disini ada yang meninggal dunia tadi, tapi penyebabnya saya belum tahu persis karena lokasinya sangat jauh sekali, nanti saya cek dulu penyebabnya baru saya sampaikan,” katanya.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Jadi Korban Kekerasan Kelompok SMB, Kades Minta Polisi Tangkap Pelaku

Regional
Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Risma Alokasikan APBD Sebanyak 32 Persen untuk Pendidikan, Ini Alasannya

Regional
Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Walhi Sebut Kalsel Tak layak Jadi Ibu Kota Baru, Ini Alasannya

Regional
Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Tertangkap Curi Sapi, Seorang Pria Babak Belur Dihajar Warga

Regional
Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Istri Korban Mutilasi Gelisah Pelaku Lain Belum Ditangkap

Regional
Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Ini Alasan Ayah Aniaya Anaknya yang Derita Gizi Buruk hingga Patah Tulang

Regional
DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

DKPP Jatuhkan Sanksi kepada Ketua dan Anggota KPU Cianjur

Regional
Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Jerat Kawat Sling Masih Melekat di Kaki Depan, Harimau Palas Akan Dioperasi

Regional
Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Aturan Tes Narkoba Sebelum Menikah, Ini Kata Para Calon Pengantin hingga Alasan Kemenag Jatim

Regional
Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Pesawat Garuda Bermasalah, Ribuan Calon Jemaah Haji di Asrama Sudiang Makassar Terlantar

Regional
4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

4 Kota Ini Segera Punya Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Regional
Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Berikut 7 Poin Fatwa MPU Aceh tentang Hukum Permainan PUBG

Regional
Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Risma Belum Tentukan Bentuk Pengelolaan Aset YKP Bernilai Rp 10 Triliun

Regional
Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Puluhan Polisi Gendut Digembleng Program Diet di SPN Mojokerto

Regional
Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Viral Bangunan Sekolah Miris di Minahasa Selatan, Ini Penjelasan Wabup

Regional
Close Ads X