Kilas Daerah Jawa Tengah
KILAS DAERAH

Bersepeda Menuju TPS, Cara Unik Ganjar Merayakan Pesta Demokrasi

Kompas.com - 18/04/2019, 19:10 WIB
Selain berangkat bersama keluarganya, Ganjar juga didampingi oleh para anggota komunitas sepeda dengan cara gowes bersama. Humas Pemprov Jawa TengahSelain berangkat bersama keluarganya, Ganjar juga didampingi oleh para anggota komunitas sepeda dengan cara gowes bersama.

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengantar anak dan istrinya dengan cara bersepeda untuk nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 1 Kelurahan Gajah Mungkur Semarang, Rabu (17/4/2019).

Selain berangkat bersama keluarganya, Ganjar juga didampingi oleh para anggota komunitas sepeda dengan cara gowes bersama.

Dengan mengenakan kemeja putih dan celana jins, ia pun berangkat dari kediamannya sekitar pukul 07.20 WIB.

Setibanya di TPS, Ganjar langsung dikerumuni oleh warga yang sudah ramai di lokasi. Mereka lalu berebut untuk bersalaman dan foto bersama orang nomor satu di Jawa Tengah itu.

"Pak selfie dulu pak, jarang-jarang lho bisa foto bareng bapak," kata salah satu warga, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Kamis (18/4/2019).

Setelah melakukan pendaftaran, Ganjar dan keluarga dipanggil untuk proses pencoblosan. Dengan tenang, pria berambut putih itu mengambil kertas suara dan menuju ke bilik suara.

Sebelum mencoblos, Ganjar menunjukkan dahulu surat suara kepada awak media. Tidak lebih dari dua menit, Ganjar telah selesai menunaikan kewajibannya sebagai warga negara.

Setelah itu, dengan iringan doa dari bibirnya, ia memasukkan satu persatu surat suara yang telah dicoblos.

Terakhir, Ganjar menyelesaikan proses pencoblosan dengan mencelupkan jarinya ke tinta dan menunjukkannya ke masyarakat.

Ia kemudian menyalami semua warga dan petugas TPS sambil mengucapkan terima kasih.

Berharap partisipasi masyarakat meningkat

Usai mencoblos, awak media kemudian mengerumuninya untuk melakukan wawancara. Saat ditanya tentang persiapan apa yang dilakukan sebelum menuju TPS, Ganjar mengatakan bahwa tidak ada persiapan khusus.

"Ini malah belum sarapan. Persiapannya ya mandi, kemudian sholat sunnah sebelum berangkat untuk berdoa agar Jawa Tengah aman," kata dia.

Dalam kesempatan itu, Ganjar pun berharap partisipasi masyarakat dalam pemilu tahun ini meningkat.

Pasalnya, pemilu kali ini disambut warga dengan gegap gempita yang luar biasa. Belum lagi  pancingan-pancingan unutk berpartisipasi yang marak di media sosial, sehingga diharapkan masyarakat berbondong-bondong datang ke TPS untuk menunaikan kewajibannya.

"Apalagi, dengan meriahnya kampanye terbuka kemarin, saya harap ini semakin meningkatkan partisipasi masyarakat untuk nyoblos," imbuhnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk menjaga ketenangan dan kedamaian.

"Menang kalah itu biasa, kita sudah terbiasa, jangan sampai terjadi hiruk pikuk mengerikan, menyeramkan, atau menakutkan. Ini proses lima tahunan, pasca reformasi kita sudah berkali-kali pemilu. Mari kita dewasa bareng-bareng, demokrasi jadi satu pilihan, mari kita laksanakan dengan damai," jelasnya.

Usai nyoblos, Ganjar lalu mengantar teman-temannya dari komunitas Goweser untuk nyoblos di TPS masing-masing.

Hal itu ia lakukan sekaligus untuk memantau jalannya proses pencoblosan di sejumlah TPS di Kota Semarang, seperti TPS 12 dan 14 di Kelurahan Bendan Ngisor Gajahmungkur dan TPS 40 di Kelurahan Gajahmungkur.

Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Ini Cerita di Balik Video Viral 5 Tukang Becak Ganti Bendera Merah Putih yang Lusuh dan Sobek

Regional
Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Pengelola dan Karyawan Restoran Wajib Tes Swab, Ini Kata PHRI Sumbar

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Adik Mantan Wali Kota Serang: Sejak Dulu Saya Budidaya Ganja, Kata Siapa Sembunyi-sembunyi

Regional
komentar di artikel lainnya