Jokowi-Ma'ruf Kalah Telak di Jabar, Ini Kata Dedi Mulyadi

Kompas.com - 18/04/2019, 15:57 WIB
Ketua Tim Kampanye Daerah Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (18/4/2019). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKetua Tim Kampanye Daerah Pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Dedi Mulyadi saat ditemui di Bandung, Kamis (18/4/2019).

BANDUNG, KOMPAS.com — Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin memenangi perolehan suara pada Pilpres 2019 dalam hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei.

Namun, Jokowi-Ma'ruf kembali kalah di wilayah Jawa Barat. Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraup hampir 60 persen berdasarkan hasil hitung cepat.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jabar Dedi Mulyadi mengaku sudah berupaya maksimal untuk meningkatkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf. Namun, hal itu tak mampu mengubah persepsi warga Jabar.


"Persepsi warga Jabar tidak mengalami perubahan dari tahun 2014. Ikhtiar politik sudah maksimal, dari mulai pembentukan opini, door to door ke masyarakat. Saya pun ikut terjun kampanye ke masyarakat. Faktor persepsi pikiran orang Jawa Barat nyaris tidak ada perubahan dengan 2014 dan hari ini," ucap Dedi di Bandung, Kamis (18/4/2019).

Baca juga: Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Prabowo-Sandi Sudah Jadi Kompetitor Jokowi-Maruf

Salah satu faktor kalahnya Jokowi-Ma'ruf di Jabar turut dipengaruhi gencarnya berita hoaks yang menyerang sisi personal Jokowi.

Dari analisis internal, kata Dedi, serangan itu sangat berdampak terhadap elektabilitas Jokowi. Apalagi, mayoritas warga Jabar sudah paham dalam penggunaan sosial media.

"Jokowi benar bahwa 7 juta warga Jabar termakan isu hoaks yang menimpa dirinya itu terbukti. Rumor dan gosip di medsos mendominasi pikiran warga Jabar yang kita ketahui akses informasinya tinggi. Diserangnya sentimen agama. Ini sudah sampai ke ujung kampung," tuturnya.

"Dari sisi hitungan politik atau program, kita tak ngomongin infrastruktur. PKH (Program Keluarga Harapan) saja yang sudah disalurkan ke 1,7 juta penerima manfaat. Tapi efek politik tidak cukup tinggi," kata Dedi.

Baca juga: Alasan Keamanan, Pemilu di Kabupaten Nduga Papua Terpusat di 2 Distrik

Disinggung mengenai survei internal terkait raihan suara Jokowi di Jabar, ia mengungkapkan hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei yang sudah dirilis di media massa.

"90 persen lembaga survei kita sudah layak dipercaya. Saat saya dinyatakan kalah di Pilgub Jabar berdasarkan quick count, saya langsung mengucapkan selamat kepada Ridwan Kamil. Jadi untuk hasil nasional ya kan kita bisa lihat hitung cepat Pak Jokowi secara nasional menang," katanya. 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Kecelakaan Tol Lampung, Vanessa Tarik Adiknya Agar Tak Ikut Terbakar

Regional
Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Katupkan Kedua Tangan, Agus Piranhamas Motivator yang Tempeleng 10 Siswa Minta Maaf

Regional
Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Polda Maluku: Pemberhentian Sementara Kombes AW Terkait Pelanggaran Prosedur

Regional
Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Sabtu Dini Hari, LBH Medan Dilempari Bom Molotov

Regional
Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Minggu, Gibran Rencana Hadiri Pelantikan Jokowi Tanpa Selvi dan Jan Ethes

Regional
Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Skandal Pembobolan BNI Ambon, Perwira Polda Maluku Diberhentikan

Regional
Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Maju Pilkada Solo, Gibran Akui Telah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Soal Pilkada Solo, Gibran: Saya Akan Berjuang Tetap Maju Lewat PDI-P

Regional
Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Gubernur Nurdin Paparkan 5 Program Unggulan Sulawesi Selatan

Regional
Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Ajudan yang Nekat Curi Uang Kapolres Hadapi Hukuman Ganda

Regional
Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Pengakuan Motivator yang Tempeleng 10 Siswa, Khilaf Memukul karena Murid Tertawa

Regional
WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

WJIS 2019, Investor Sepakat Kucurkan Rp 53,8 Triliun untuk Jawa Barat

Regional
PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

PKS Jabar Targetkan Kuasai 4 Wilayah di Pilkada 2020

Regional
Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Satu Keluarga Penumpang Sedan Terbakar di Jalan Tol Sumatera Baru Pulang Kondangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X