Kaesang: Bapak Terpilih Enggak Terpilih, Saya Masih Jualan Pisang dan Kopi...

Kompas.com - 17/04/2019, 13:28 WIB
Putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda dan Kaesang Pangarep tiba di TPS 38 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPutra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka beserta istri Selvi Ananda dan Kaesang Pangarep tiba di TPS 38 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

SOLO, KOMPAS.com - Putra bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep mengaku ayahnya terpilih atau tidak dalam Pilpres 2019, dirinya tetap akan berjualan pisang dan kopi.

"Bapak terpilih enggak terpilih pun, saya juga masih jualan pisang dan kopi kok," ucap Kaesang seusai menggunakan hak pilihnya di TPS 38 Manahan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/4/2019).

Kaesang diketahui baru saja membuka kedai kopi pertamanya di Cipayung, Jakarta Timur. Kedai kopi Kaesang tersebut bernama 'Ternak Kopi'.

Pria 24 tahun ini sebelumnya juga sudah memiliki bisnis pisang goreng yang dinamai 'Sang Pisang' dan bisnis pakaian 'Sang Javas'.

Baca juga: Unik, TPS di Solo Ini Bertema Becak

Kaesang optimistis jika usaha kedai kopinya yang baru saja dikembangkan itu akan mendunia.

"Saya optimis kopi saya mendunia," kata Kaesang.

Sementara saat disinggung berapa target kemenangan Jokowi di Pemilu Serentak 2019, Kaesang mengatakan, dirinya bukan tim pemenangan.

Meskipun demikian, Kaesang berharap ayahnya tersebut mendapatkan yang terbaik di Pemilu Serentak 2019.

"Doa yang terbaik aja," ucap Kaesang.

Baca juga: Putra Jokowi Nyoblos di TPS 38 Manahan, Kaesang Sempat Singgung Soal Usaha Kedai Kopinya

Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali Ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6.1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Gempa Jepara Terasa hingga Sumatera, Ini Penjelasannya

Regional
Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Klaster Pasar di Bengkulu Sumbang 19 Kasus Positif Covid-19 Baru

Regional
Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Penganiaya Ojol di Pekanbaru Pukul Kepala Korban 2 Kali Sebelum Terekam Kamera

Regional
Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Pengambilan Paksa Jenazah Pasien Covid-19 di Mataram, Camat: Saya Dipaksa Menyetujui

Regional
Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Sepi Pendaftar, SMA Swasta di Semarang Stop Terima Siswa Baru

Regional
Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Ratusan Orang Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, Dibawa ke Rumah Duka Pakai Taksi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X