AHY: Pemilu 2019 Tak Menguntungkan untuk Partai Demokrat

Kompas.com - 13/04/2019, 17:58 WIB
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan tentang polarisasi, Politik Identitas dan Tidak Inklusif usai kampaye terbuka di GOR Bima Kota Cirebon, Kamis (11/4/2019). Kompas.com/ MUHAMAD SYAHRI ROMDHONKomandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjelaskan tentang polarisasi, Politik Identitas dan Tidak Inklusif usai kampaye terbuka di GOR Bima Kota Cirebon, Kamis (11/4/2019).

SURABAYA, KOMPAS.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Pemilu 2019 Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan pidato politiknya di gedung DBL Arena Surabaya, Sabtu (13/4/2019).

Dalam pidato politik yang mengangkat tema "Indonesia untuk Semua" itu, AHY mengakui bahwa Pemilu 2019 tidak menguntungkan secara politik bagi partai berlambang bintang mercy itu.

Baca juga: Penjelasan AHY soal Surat SBY Terkait Kampanye Prabowo-Sandiaga

Pasalnya, Partai Demokrat tidak memiliki figur sebagai kontestan capres atau cawapres.


"Pemilu tahun ini tidak menguntungkan bagi Partai Demokrat. Namun, saya yakin dengan semangat para kader di daerah, Partai Demokrat bisa memenangkan Pemilu," katanya.

AHY hanya menyebutkan, Pemilu tahun ini pihaknya menggunakan strategi rel ganda atau double track, yakni memenangkan Pileg sekaligus Pilpres 2019.

"Kami optimistis masuk di jajaran pemerintahan tahun depan," ungkapnya.

Baca juga: Mahfud MD: Masukan SBY Perlu Diperhatikan...

Dalam pidato yang ditampilkan live, putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu hanya mengintruksikan kader Partai Demokrat untuk tidak Golput dan utamanya memenangkan Partai Demokrat.

Tak ada instruksi sama sekali secara khusus kepada kader Partai Demokrat untuk mencoblos pasangan nomor 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, di Pilpres 2019.

"Jika Partai Demokrat menang, kami akan masuk gelanggang Pilpres di 2024 nanti," katanya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Kronologi 10 Gerbong Semen Terguling di Blora, Angkut 1.1360 Ton Semen hingga Tak Ada Korban Jiwa

Regional
Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Antisipasi Kecelakaan, Bus di Terminal Surodakan Jalani Uji Kelaikan

Regional
Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Hujan Angin Landa Sukabumi, Puluhan Rumah dan Pohon Bertumbangan

Regional
Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Dua Pria di Gresik Mengaku Polisi dan Memeras Warga

Regional
Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Gibran: Hari Ini Akan Saya Catat sebagai Utang Pertama kepada Bapak Ibu

Regional
Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Kapal yang Angkut 42.000 Zak Semen Tenggelam di Lembata NTT

Regional
Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Penjualan Pernak-pernik Natal Mulai Ramai di Denpasar

Regional
Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Armada Pariwisata yang Gunakan Izin Trayek Palsu Diburu Petugas

Regional
Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Jokowi Minta Riset Berikan Solusi Masalah Bangsa dan Cegah Duplikasi

Regional
Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Pada 2020, BPOM Akan Diperkuat Fungsinya, Mirip BPOM Amerika Serikat

Regional
Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Sempat Bersitegang, Satpol PP Akhirnya Robohkan Rumah di Tamansari Bandung

Regional
Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Polisi Tetapkan 1 Tersangka

Regional
3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

3 Ton Solar Subsidi Ditimbun di Bengkel Mobil di Batam, Satu Penjaga Diamankan

Regional
Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Anggota DPR Ini Ingin BPOM Didesain Mirip Lembaga Serupa di AS

Regional
Dengan Program 'Bangga Papua', Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Dengan Program "Bangga Papua", Warga Pedalaman Punya NIK, Bisa Beternak, dan Perbaiki Gizi Anak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X