Satu WNI Sandera Abu Sayyaf Berhasil Dibebaskan, Keluarga Korban Bersyukur

Kompas.com - 10/04/2019, 12:24 WIB
Sekelompok pemuda Kabupaten Wakatobi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi bakar lilin di depan Tugu Adipura, Kawasan Kotamara, Kota Baubau, Senin (25/2/2019) malam.  Aksi ini dibentuk untuk merenung dan berdoa agar dua orang nelayan Wakatobi yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf, Hariadin dan Heri Ardiansyah, dapat bebas dan kembali ke keluarga. KOMPAS.com/DEFRIATNO NEKESekelompok pemuda Kabupaten Wakatobi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar aksi bakar lilin di depan Tugu Adipura, Kawasan Kotamara, Kota Baubau, Senin (25/2/2019) malam. Aksi ini dibentuk untuk merenung dan berdoa agar dua orang nelayan Wakatobi yang disandera kelompok teroris Abu Sayyaf, Hariadin dan Heri Ardiansyah, dapat bebas dan kembali ke keluarga.

WAKATOBI, KOMPAS.com - Keluarga dari salah satu korban sandera kelompok teroris Abu Sayyaf, Heri Ardiansyah, mengaku sangat bersyukur bila Heri Ardiansyah bisa bebas dan diselamatkan oleh tentara Filipina, pada Jumat (5/4/2019) kemarin.

Heri Ardiansyah merupakan warga Desa Sandi, Kecamatan Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Dia berhasil menyelamatkan diri setelah menghindari serangan pembebasan dari tentara Filipina dengan berenang ke perairan Pulau Simisa, wilayah selatan Filipina.

“Kita bersyukur, dia sudah dibebaskan dan kita senang sekali. Alhamdulillah,” kata Aslimu, salah satu kerabat Heri, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Keluarga Korban Sandera Abu Sayyaf Tak Mampu Bayar Tebusan Rp 10 Miliar

Aslimu menjelaskan, selama ini tidak ada komunikasi dengan keponakannya, Heri Ardiansyah setelah ditahan sama kelompok teroris Abu Sayyaf.

“Kita terakhir kalinya dengar dia sudah bebas. Kondisinya sangat memperihatinkan dan kita lihat di fotonya, dia sudah kurus,” ujarnya.

Heri Ardiansyah bisa diselamatkan oleh tentara Filipina, saat para anggota Abu Sayyaf hendak kabur.

Sayangnya, seorang nelayan bernama Hariadin tenggelam dan meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Baca juga: Seorang WNI yang Disandera Abu Sayyaf Tewas saat Proses Pembebasan di Filipina Selatan

Pihak keluarga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Indonesia dan Filipina yang telah mengupayakan pembebasan dan penyelamatan para korban sanderaa Abu Sayyaf.

Heri rencananya akan dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Sandi bersama dengan jenazah korban Abu Sayyaf, Hariadin, pada Kamis (11/4/2019) esok, di pulau kaledupa, Kabupaten Wakatobi. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Program Petahana dan Adik Menaker di Pilkada Mojokerto, Kartu UMKM Keren Jadi Andalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 26 Oktober 2020

Regional
Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Pria Ini Bakar 2 Bangunan Penginapan, Sebelumnya Marah-marah dan Ancam Resepsionis

Regional
15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

15 Pegawai Terinfeksi Covid-19, PLN Ponorogo Tetap Buka Pelayanan

Regional
Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Penjelasan BCA Digugat Nasabah karena Deposito Rp 5,4 M Tak Cair

Regional
Pilkada Mojokerto, Pasangan 'Yoni' Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Pilkada Mojokerto, Pasangan "Yoni" Janjikan Bantuan Modal Rp 50 Juta hingga Kemudahan Berinvestasi

Regional
Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Tidak Dibela Saat Dihajar Kakak Ipar, Perempuan Ini Pukul Ibu Kandung di Pinggir Jalan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 26 Oktober 2020

Regional
Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Pemuda yang Jatuh dari Jembatan Layang Kelok 9 Diduga Bunuh Diri

Regional
Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Sekolah Tatap Muka di Banjarmasin, Siswa Tak Boleh Cium Tangan Guru

Regional
Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Perempuan yang Pukul Lansia Dalam Video yang Viral Ternyata Ibu dan Anak

Regional
Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Pelaku Pembunuhan Perempuan Pekerja Kafe di Berau Ditangkap di Kalteng

Regional
Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Warga yang Keluar dan Masuk ke Riau Wajib Punya Hasil Rapid Test

Regional
Ini Program Pasangan 'Ikbar' di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Ini Program Pasangan "Ikbar" di Pilkada Mojokerto, dari Bantuan Desa Rp 5 M hingga Insentif untuk Guru

Regional
Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Perempuan Ini Suruh Keponakannya yang Masih SD Antar Sabu, Tak Diberi Jajan jika Menolak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X