Tewas Jelang Laga Final Piala Presiden, Alvian Baru Pertama Kali "Mbonek"...

Kompas.com - 10/04/2019, 11:11 WIB
Bonek Mania memenuhi tribune Stadion Gelora Bung Tomo. persebaya.idBonek Mania memenuhi tribune Stadion Gelora Bung Tomo.

SURABAYA, KOMPAS.com - Tegar Alivian Rizki Sefani (16), Bonek asal Jember yang tewas sebelum laga final Piala Presiden 2019, Selasa (9/4/2019), ternyata baru pertama kali datang untuk 'Mbonek' alias melakukan perjalanan untuk menyaksikan laga Persebaya Surabaya.

Dia jatuh saat menumpang truk trailer di Jalan Kendung, Sememi, Benowo, Surabaya, Jawa Timur.

Hal itu disampaikan Kafin (15), salah satu teman dekat korban yang mengaku lama mengenal korban. Dia adalah teman sekolah korban yang pernah bersama di pondok pesantren di Ponpes Darussalam Blokagung, Banyuwangi.

Baca juga: Kronologi Bonek Tewas Sebelum Laga Final Piala Presiden 2019, Tangannya Pegang Ukulele

Kafin mengaku berangkat Mbonek dari Banyuwangi bersama dua temanya, Azizi dan Tegar. Dia dan Tegar baru pertama kali datang ke Surabaya.

"Kami baru pertama kali datang ke Surabaya," katanya di ruang tunggu penyidikan Kantor Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, Jalan Dukuh Kupang Bar. XVI, Dukuh Kupang, Dukuh Pakis, Surabaya, Selasa.

Momen laga sengit Derbi Jatim Final Piala Presiden 2019 antara Persebaya VS Arema FC, lanjut Kafin, menjadi alasan utama mereka untuk 'Mbonek' jauh-jauh dari Banyuwangi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dan dia juga baru pertama kali Mbonek ke Surabaya," lanjutnya.

Baca juga: Tonton Final Piala Presiden, Bonek Tewas Terlindas Truk

Mereka berdua terbilang gemar menonton sepakbola di stadion. Dia mengatakan, sebelum datang menyaksikan laga tersebut, beberapa kesempatan yang lalu keduanya juga pernah menyaksikan pertandingan sepakbola di stadion.

Seingat Kafin, terakhir kali mereka berdua melihat pertandingan Klub Persatuan Sepak Bola Banyuwangi (Persewangi) saat bertandang ke stadion di Ponorogo.

"Kalau nonton bola ya pernah, tapi yang dekat-dekat pas Persewangi main di Ponorogo," tuturnya.

Kafin tak menyangka pengalaman pertamanya datang ke Surabaya untuk Mbonek malah membuatnya harus kehilangan seorang teman.

"Saya enggak nyangka, dia pergi begitu cepat," katanya.

"Dia itu bijaksana, kalau temannya ada masalah dia pasti kasih solusi," lanjut Kafin.

Baca juga: Sosok Menteri Disebut Pesan Artis VA Mimik-mimik Cantik, Ini Klarifikasinya

Menurut Kafin lagi, selain bijaksana, korban dikenal periang dan suka bercanda.

"Suka bercanda juga. Dia juga pemberani, pokoknya jadi panutan," ujarnya.

Kafin juga mengatakan, sepengetahuannya, Tegar berangkat tanpa izin dari pihak Ponpes.

"Dia enggak izin, tapi langsung berangkat keluar pondok," katanya.

Mengetahui hal itu, Kafin mengaku tak bisa berbuat banyak. Dia menganggap, hal itu sudah menjadi keputusan Tegar untuk berangkat 'Mbonek'.

 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Bonek Asal Jember yang Tewas Ternyata Baru Pertama Kali 'Mbonek' ke Surabaya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.