BUMN Berikan 7.026 Tiket Gratis Mudik Lebaran 2019, Ini Syaratnya

Kompas.com - 10/04/2019, 10:45 WIB
Ilustrasi penumpang menaiki kapal fery di Pelabuhab Merak KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOIlustrasi penumpang menaiki kapal fery di Pelabuhab Merak

BATAM, KOMPAS.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan ribuan tiket gratis untuk mudik hari Raya Idul Fitri 2019 dengan tujuan Batam-Belawan tahun 2019.

Ribuan tiket gratis ini adalah program mudik bareng BUMN, di mana tiket yang dibagikan sebanyak 7.076 seat untuk kelas ekonomi.

BUMN yang mengakomodir tiket gratis tersebut adalah Jasindo 300 seat, Jiwasraya 960 seat, Timah 126 seat, Pos Indonesia 570 seat, Jamkrindo 70 seat, Pegadaian 200 seat, Askrindo 300 tiket, Jasa Raharja 500 seat, Pelindo 1 1.474 seat, Pelindo 2 1.526 seat dan Inalum 1000 seat dengan total 7.026 seat.


Baca juga: Musim Mudik Lebaran Segera Tiba, Karawang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kepala Cabang Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Batam Sugiyanto, membenarkan kabar tersebut, menurutnya bagi-bagi tiket gratis tersebut nantinya akan dibagikan oleh tiap-tiap pihak BUMN tersebut.

"Untuk pendaftarannya akan dilakukan langsung oleh pihak BUMN yang mengadakan, Pelni hanya sebagai pengangkut saja," kata Sugiyanto, Rabu (10/4/2019).

Sementara itu, Kepala Operasional Jasa Raharja Masna Firles, juga membenarkan kabar tersebut.

Baca juga: Kemenhub Siapkan 970 Bus untuk Mudik Gratis, Ini Cara Daftarnya

Namun untuk tanggal pendaftaran, Masna, mengatakan masih belum menentukan kapan akan dibuka.

"Kami masih menunggu arahan dari kantor pusat, karena masih belum mendapatkan jadwal keberangkatannya. Makanya untuk tanggal pendaftaran belum kami buka," katanya.

Untuk persyaratannya, lanjut Masna, masyarakat harus memiliki bukti pembayaran Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang sudah lunas dan bukti lunas pembayaran pajak.

"Dengan menunjukkan itu, kami membatasi walaupun gratis tapi tetap memberikan apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologis Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologis Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X